Ke Istana, Ahok Dapat Tugas Tuntaskan Defisit Neraca Perdagangan

Senin, 09 Desember 2019 - 21:16 WIB
Ke Istana, Ahok Dapat...
Ke Istana, Ahok Dapat Tugas Tuntaskan Defisit Neraca Perdagangan
A A A
JAKARTA - Komisaris Utama PT Pertamina Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok bertemu Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Merdeka. Ini merupakan pertama kalinya Ahok bertemu presiden di istana setelah ditunjuk sebagai komisaris utama.

Saat ditanyakan bagaimana rasanya ke istana setelah sekian lama, Ahok hanya senyum-senyum saja.

"Ya senyum-senyum saja. Kebetulan saya duduknya persis di depan pak Wapres sama pak Presiden," katanya di Komplek Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (9/12/2019).

Dia mengakui ada pesan dari presiden kepada jajaran komisaris maupun direksi PT Pertama. Pesan tersebut adalah menuntaskan defisit neraca perdagangan.

“Presiden ingin memperbaiki defisit neraca perdagangan kita. Kunci paling besar sektor petrokimia dan migas. Saya kira tadi ibu Nicke sudah sampaikan cukup baik. Beliau akan monitor siapa yang sebetulnya dapat subsidi, karena selama ini kan bilang habis, habis, habis. Pertamina sudah bikin semua. Tugas saya bukan campuri bisnis Pertamina, tugas saya itu mengurusi manajemennya,” ungkapnya.

Direktur Utama PT Pertamina Nicke Widyawati mengatakan pihaknya sudah melaporkan kesiapan penerapan B30. Dia mengatakan penerapan tersebut sudah siap, baik di Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) dan semua Stasiun Pengusian Bahan Bakar Umum (SPBU).

"Kemudian progres kilang kami juga sudah laporkan ke pak Presiden. Dan pembangunan petrokimia, pabrik-pabriknya di beberapa lokasi. Itu juga sudah menjadi program dari Pertamina," ujarnya.

Dia juga mengatakan akan menerapkaan digitalisasi SPBU. Ini dilakukan agar bisa memonitor penyaluran BBM subsidi.

"Kami akan mendorong cashless payment bagi masyarakat yang menggunakan subsidi. Baik BBM maupun elpiji, kita akan dorong semuanya menggunakan cashless payment," pungkasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ahok Harusnya Perbaiki...
Ahok Harusnya Perbaiki Internal Pertamina, Bukan Malah Curhat di Medsos
Kejagung Ungkap Ahok...
Kejagung Ungkap Ahok Mengetahui Impor-Ekspor Minyak Mentah Pertamina
Ahok Terapkan Prinsip...
Ahok Terapkan Prinsip Cuan, Chengli dan Cincay Ala China di Pertamina
Arahan Ahok Soal Digitalisasi...
Arahan Ahok Soal Digitalisasi di Tubuh Pertamina
Petinggi Pertamina Tidak...
Petinggi Pertamina Tidak Lagi Dikasih Kartu Kredit, Ahok: Sudah Berlaku
Gaji Ahok Disebut Tembus...
Gaji Ahok Disebut Tembus Rp8,3 Miliar per Bulan, Pertamina: Tidak Benar!
Berita Terkini
BUMN Mulai Pangkas Anak...
BUMN Mulai Pangkas Anak Usaha, dari Pupuk Indonesia sampai PLN
13 menit yang lalu
WYCE Targetkan Penjualan...
WYCE Targetkan Penjualan 100.000 Boks pada Tahun Pertama
36 menit yang lalu
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
1 jam yang lalu
DPR Solid Tolak Aturan...
DPR Solid Tolak Aturan Kemasan Polos Produk Tembakau dari Kemenkes
2 jam yang lalu
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
2 jam yang lalu
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
11 jam yang lalu
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved