Sri Mulyani Beberkan Ketidakpastian Global Masih Akan Berlanjut

Rabu, 11 Desember 2019 - 13:23 WIB
Sri Mulyani Beberkan...
Sri Mulyani Beberkan Ketidakpastian Global Masih Akan Berlanjut
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengungkapkan, ketidakpastian global yang tidak menentu masih akan membayangi seiring dengan ekonomi beberapa negara mengalami pelemahan. Mantan direktur bank dunia ini menambahkan, ada beberapa faktor yang bisa menimbulkan ketidakpastian global, mulai dari kemajuan teknologi hingga gejolak politik.

"Di masa lampau ketidakpastian itu berasal dari musiman. Dari data dan peristiwa serta seringkali syok politik, perang, bencana alam mempengaruhi ketidakpastian," ujar Menkeu Sri Mulyani di Jakarta, Rabu (11/12/2019).

(Baca Juga: China dan India Lesu, ADB Ramal Ekonomi Asia Hanya Tumbuh 5,2% )

Lebih lanjut terang dia, ketidakpastian ini juga didorong oleh kemajuan teknologi dan komunikasi yang memiliki pola yang bisa mempengaruhi kebijakan suatu negara. "Seperti yang sudah saya sampaikan, kata ketidakpastian bukan istilah baru bagi si pemakai dan pembuat kebijakan. Ketidakpastikan saat Ini adalah sifat, pola ini sungguh sangat tidak pasti," jelasnya.

Sambung dia menekankan, bakal terus menjaga kebijakan fiskal dalam Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) agar Indonesia bisa kebal dari ketidakpastian global yang diprediksi masih berlanjut. "Semakin tidak pasti karena kita tidak tahu arah pasti dari kebijakan, lantaran berkaitan dengan kuasa tapi ini juga tak pasti. Untuk itu kita menjaga fiksal dan APBN dalam memperkuat ekonomi Indonedia," jelasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Reputasi RI Rusak Soal...
Reputasi RI Rusak Soal Menjaga Defisit APBN di Mata Dunia
Airlangga Ungkap Alasan...
Airlangga Ungkap Alasan Jokowi Bilang Ekonomi RI Segar
Intip Desain RAPBN 2026:...
Intip Desain RAPBN 2026: Pertumbuhan Ekonomi 5,4%, Rupiah Rp16.500 per USD
Ekonom Nilai RAPBN 2024...
Ekonom Nilai RAPBN 2024 Terancam Dirombak di Tengah Jalan
Usulan Asumsi Dasar...
Usulan Asumsi Dasar Makro 2025: Ekonomi RI Tumbuh 5,1-5,5%, Rupiah Rp15.300-Rp16.000/USD
Anggaran Pemulihan Ekonomi...
Anggaran Pemulihan Ekonomi Naik Jadi Rp677,2 Triliun, Ini Rinciannya
Berita Terkini
Jalur Ini Lebih Berbahaya...
Jalur Ini Lebih Berbahaya jika Ditutup Iran, Harga Minyak Bisa Tembus USD200 per Barel
55 menit yang lalu
Resmi, Pertamina Turunkan...
Resmi, Pertamina Turunkan Harga LPG Bright Gas Mulai 14 Juli
1 jam yang lalu
Trump Minta Tarif 20%...
Trump Minta Tarif 20% Kargo di Selat Hormuz, Bisa Kantongi Rp541 Miliar per Supertanker
2 jam yang lalu
PT KCN Perkuat Peran...
PT KCN Perkuat Peran Pelabuhan Penyangga Saat Aktivitas Logistik di Tanjung Priok Meningkat
2 jam yang lalu
Mengintegrasikan AI...
Mengintegrasikan AI Demi Mewujudkan Ekosistem Investasi Mass Market
12 jam yang lalu
UE Putar Haluan Kembali...
UE Putar Haluan Kembali ke Pelukan Rusia, Rogoh Dana Raksasa Rp123 Triliun demi LNG
12 jam yang lalu
Infografis
Prabowo akan Luncurkan...
Prabowo akan Luncurkan BLT untuk Guru Honorer pada 2 Mei
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved