NCD Perdana Bank DKI Oversubscribed 1,8 Kali, Kepercayaan Investor Tinggi

Minggu, 15 Desember 2019 - 18:13 WIB
NCD Perdana Bank DKI...
NCD Perdana Bank DKI Oversubscribed 1,8 Kali, Kepercayaan Investor Tinggi
A A A
JAKARTA - Dalam rangka memperkuat struktur pendanaan, Bank DKI menerbitkan Negotiable Certificate of Deposit (NCD) perdananya dengan nama NCD I Bank DKI Tahun 2019.

Untuk penerbitan ini, nilai NCD yang berhasil diterbitkan Bank DKI sebesar Rp1,880 triliun dengan tenor hingga 24 bulan. Nilai yang diterbitkan ini melebihi nilai penerbitan awal yang direncanakan atau oversubscribed sebesar 1,8 kali dari target dana sebesar Rp1 triliun, dan mampu memperoleh minat yang cukup besar di tenor 24 bulan.

"Hal ini menandakan tingkat kepercayaan investor yang tinggi terhadap Bank DKI yang merupakan BUMD yang dimiliki Pemprov DKI Jakarta," jelas Direktur Keuangan Bank DKI, Sigit Prastowo dalam keterangan resmi di Jakarta, Minggu (15/12/2019).

Sigit menambahkan NCD yang diterbitkan Bank DKI terbagi atas 3 Seri. Serie A sebesar Rp660 miliar, bertenor 3 bulan dan yield 6,20% yang jatuh tempo 11 Februari 2020. Kedua, Serie B sebesar Rp1,03 triliun dengan tenor 12 bulan dan yield 6,95% yang akan jatuh tempo 11 November 2020.

Terakhir adalah Serie C sebesar Rp190 miliar dengan tenor 24 bulan dan yield paling tinggi sebesar 7,25%, yang akan jatuh tempo 11 November 2021.

Dalam penerbitan NCD perdana ini, Bank DKI menggandeng lima perusahaan sekuritas sebagai Joint Arranger, yaitu BCA Sekuritas, BNI Sekuritas, Danareksa Sekuritas, Indo Premier Sekuritas, dan Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk.

Sigit menambahkan, dana yang diperoleh Bank DKI dari penerbitan NCD ini akan dipergunakan untuk meningkatkan aset produktif dan juga memperkuat struktur pendanaan.

Di kuartal III 2019, Bank DKI membukukan penyaluran kredit sebesar Rp30,9 triliun per September 2019 yang diimbangi dengan perbaikan kualitas aset. Bank DKI telah menyalurkan kredit UMKM sebesar Rp1,4 triliun atau meningkat 25,2% dibandingkan periode September 2018 sebesar Rp1,1 triliun.

Dana Pihak Ketiga Bank DKI di kuartal III tercatat Rp38,7 triliun, didorong oleh pertumbuhan Tabungan sebesar Rp8,3 triliun per September 2019, atau naik 12% dibanding periode sebelumnya sebesar Rp7,4 triliun.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Cetak Kinerja Memuaskan,...
Cetak Kinerja Memuaskan, BRI Danareksa Sekuritas Raih Best Investment Bank in Indonesia
IPOTFest Online Indo...
IPOTFest Online Indo Premier Dibanjiri Kalangan Milenial
Aplikasi IPOT Permudah...
Aplikasi IPOT Permudah Investasi Reksa Dana
BRI Danareksa Sekuritas...
BRI Danareksa Sekuritas Luncurkan New Online Trading System BRIGHTS
Hadirkan Standar Baru,...
Hadirkan Standar Baru, Era Trading Berbasis Real-Time Intelligence Muncul
Bursa Sanksi Indo Premier...
Bursa Sanksi Indo Premier Sekuritas, Ternyata Gara-gara Ini
Berita Terkini
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
6 jam yang lalu
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
6 jam yang lalu
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
6 jam yang lalu
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
7 jam yang lalu
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
8 jam yang lalu
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
8 jam yang lalu
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Larang Ondel-ondel Digunakan untuk Ngamen di Jalanan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved