Jiwasraya Akan Gunakan Skema B to B untuk Lunasi Kewajiban

Senin, 16 Desember 2019 - 22:44 WIB
Jiwasraya Akan Gunakan...
Jiwasraya Akan Gunakan Skema B to B untuk Lunasi Kewajiban
A A A
JAKARTA - Komisi XI DPR mengungkapkan strategi PT Asuransi Jiwasraya (Persero) dalam memperoleh pendanaan untuk melunasi tunggakan polis yang jatuh tempo untuk periode Oktober-Desember 2019 senilai Rp12,4 triliun.

Ketua Komisi XI DPR, Dito Ganinduto, mengungkapkan bahwa Jiwasraya akan menyelesaikan kewajiban kepada nasabahnya dengan mengandalkan strategi business to business (b to b). Melalui skema ini, Jiwasraya berpeluang menerima dana segar sebesar Rp13 triliun.

"Jadi ini bukan (menggunakan dana) Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara, tapi dengan b to b, kira-kira seperti itu," terang Dito di Gedung DPR, Jakarta, Senin (16/12/2019).

Dia menjelaskan, Jiwasraya akan mendapat dana sekitar Rp7 triliun dari investor yang menanamkan dana melalui anak usaha yakni PT Jiwasraya Putra. Kedua, perseroan juga direncanakan mendapat aliran dana melalui pembantukan holding BUMN Asuransi sebesar Rp5 triliun.

Kemudian, Jiwasraya akan mendapat dana sekitar Rp1 triliun melalui bisnis produk-produk asuransi, dengan menggandeng perusahaan reasuransi atau financial reasuransi (Finre). Reasuransi merupakan sistem mengasuransikan produk asuransi itu sendiri.

Meski demikian, hingga saat ini belum ada investor pasti yang bakal menanamkan dana di Jiwasraya. Perseroan memang tengah menggelar uji tuntas alias due diligence terhadap lima calon investor yang terdiri dari empat investor luar negeri dan satu dalam negeri.

Soal dana dari pembentukan holding sektor asuransi, hingga saat ini masih cenderung jalan di tempat. Terakhir, Kementerian BUMN menunjuk PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia atau BPUI (Persero) menjadi induk holding BUMN Asuransi dari sebelumnya ditunjukk PT Jasa Raharja (Persero) menjadi induk holding.

"Jadi lewat reasuransi, holding, sama Jiwasraya Putra. Tambah plus satu lagi, cari dana yang lain. Mudah-mudahan bulan Januari kalau investor sudah masuk, sehingga bisa diselesaikan secara bertahap," katanya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
DPR Dorong Penyelesaian...
DPR Dorong Penyelesaian Blokir Rekening Nasabah WanaArtha
Daftar Lengkap 580 Anggota...
Daftar Lengkap 580 Anggota DPR yang Dilantik Hari Ini
SDI Sebut Sangat Berlebihan...
SDI Sebut Sangat Berlebihan Kinerja DPR RI Sekarang Dianggap Terburuk di Era Reformasi
Dua Fraksi DPR Enggan...
Dua Fraksi DPR Enggan Laporkan Kasus Corona Anggotanya
Kasus Jiwasraya, DPR...
Kasus Jiwasraya, DPR Minta Hak Pensiunan Pegawai BUMN Dituntaskan dengan Baik
Ketua DPR Ajak Gotong...
Ketua DPR Ajak Gotong Royong Atasi Pandemi Corona
Berita Terkini
Cara Mengajukan Pembetulan...
Cara Mengajukan Pembetulan Data PBB-P2 secara Online, Simak Syarat dan Tahapannya
16 menit yang lalu
AS Terapkan Blokade...
AS Terapkan Blokade Baru di Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Melonjak 9%
34 menit yang lalu
Trump Raih Cuan Jumbo...
Trump Raih Cuan Jumbo dari Kripto, Mayoritas Dialihkan ke Saham dan Obligasi
2 jam yang lalu
Prabowo Kumpulin Menteri...
Prabowo Kumpulin Menteri di Hambalang Bahas Harga Khusus BBM untuk Nelayan
12 jam yang lalu
Raih 3 Pengakuan Internasional,...
Raih 3 Pengakuan Internasional, IIF Terus Memperkuat Kapasitas Pendanaan Infrastruktur
12 jam yang lalu
S&P Pertahankan Rating...
S&P Pertahankan Rating dan Outlook Kredit Indonesia, Purbaya: Arah Kebijakan Ekonomi Terjaga
12 jam yang lalu
Infografis
IRGC Siapkan Jebakan...
IRGC Siapkan Jebakan Maut untuk Armada Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved