Pupuk Kaltim Berhasil Capai Standar Industri Hijau

Rabu, 18 Desember 2019 - 10:33 WIB
Pupuk Kaltim Berhasil...
Pupuk Kaltim Berhasil Capai Standar Industri Hijau
A A A
JAKARTA - Pupuk Kaltim menerima Sertifikat Standar Industri Hijau dan Penghargaan Rintisan Teknologi (Rintek) dari Kementerian Perindustrian RI. Penghargaan diterima Direktur Teknik dan Pengembangan Pupuk Kaltim Satriyo Nugroho, dari Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita.

Sertifikat Standar Industri Hijau merupakan revisi capaian serupa pada 2017, mengacu pada perubahan acuan Standar Industri Hijau Menteri Perindustrian Nomor 148 Tahun 2016, menjadi Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 27 Tahun 2018 dengan masa berlaku 4 tahun. Perubahan aturan tersebut ditindaklanjuti surveilance pada 2019 dan Pupuk Kaltim dinyatakan telah memenuhi Standar Industri Hijau.

Sedangkan penghargaan Rintek, Pupuk Kaltim dinilai secara konsisten telah mendukung proses peningkatan kemampuan teknologi industri nasional secara berkelanjutan, serta mengembangkan daya saing industri dengan memanfaatkan pengembangan riset dan teknologi yang bernilai tinggi.

“Penghargaan ini menjadi dorongan bagi Pupuk Kaltim untuk terus melakukan upaya terbaik dalam aktivitas bisnis Perusahaan, mulai penerapan industri hijau secara berkelanjutan, hingga pengembangan teknologi berbasis Industri 4.0,” ungkap Satriyo di Jakarta, Selasa (17/12/2019).

Dikatakannya, penerapan industri hijau di Pupuk Kaltim secara nasional telah meraih pengakuan melalui penghargaan industri hijau 8 tahun berturut sejak 2010 dan satu dari 87 perusahaan penerima level 5 di Indonesia dari Kementerian Perindustrian.

Berbagai langkah perbaikan terus dilakukan Pupuk Kaltim sesuai roadmap 2017-2021, khususnya pengembangan aktivitas industri berbasis lingkungan yang sejalan dengan penerapan prinsip industri hijau, salah satunya adalah mitigasi emisi Gas Rumah Kaca (GRK).

Selain itu, Pupuk Kaltim juga mengimplementasikan Sistem Manajemen Energi berbasis ISO 50001 secara berkala, hingga berhasil melakukan penghematan USD3,69 Juta dengan jumlah energy saving 770.745 MMBTU, serta penurunan emisi gas CO2 mencapai 40.896 ton CO2 equivalent per tahun. “Hal ini penting dilakukan seiring tingginya kepedulian pasar akan kelestarian lingkungan dan pembangunan berkelanjutan,” tambah Satriyo.

Begitu pula pengembangan inovasi berbasis Industri 4.0, sebagai langkah efisiensi sekaligus peningkatan daya saing Perusahaan di kancah nasional maupun global. Pengembangan inovasi juga meningkatkan efektivitas pabrik dan perangkat pendukung lainnya, diciptakan secara mandiri serta terbukti mampu menekan biaya operasional dan menyelamatkan perusahaan dari berbagai potensi risiko kerugian.

“Nilai efisiensi Perusahaan mampu tercapai dari setiap inovasi yang digagas, mulai efektivitas proses produksi, peningkatan performa perangkat pabrik, hingga jasa pelayanan dan perbaikan. Jika dirupiahkan, seluruh tools tersebut menghasilkan penghematan hingga Miliaran Rupiah,” tandasnya
(nfl)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Wow! New York Legalkan...
Wow! New York Legalkan Mayat Manusia Diolah Jadi Pupuk
Polisi Ringkus 4 Tersangka...
Polisi Ringkus 4 Tersangka Penyelewengan Pupuk Subsidi di Pandeglang
Pupuk Batubara Ini Dapat...
Pupuk Batubara Ini Dapat Menjadikan Indonesia Lumbung Pangan Dunia
PIM-1 Hidup Kembali...
PIM-1 Hidup Kembali Bakal Dongkrak Kapasitas Produksi Pupuk Nasional
Pusri Pastikan Distribusi...
Pusri Pastikan Distribusi Pupuk Subsidi Sesuai e-RDKK
Ada Perang Rusia-Ukraina,...
Ada Perang Rusia-Ukraina, Stok Bahan Baku Pupuk Indonesia Masih Aman
Berita Terkini
BCA Gelar BYC Fest 2026...
BCA Gelar BYC Fest 2026 Dukung Kolaborasi Pengusaha Muda
17 menit yang lalu
Sinergi Lintas Sektor...
Sinergi Lintas Sektor Percepat Penurunan Stunting menuju Indonesia Emas 2045
50 menit yang lalu
Sepekan ke Depan, Rupiah...
Sepekan ke Depan, Rupiah Masih Akan Dibayangi Tekanan
1 jam yang lalu
BRI Life Hadirkan Solusi...
BRI Life Hadirkan Solusi Perlindungan Kesehatan dan Finansial
3 jam yang lalu
IHSG Naik 0,34% dalam...
IHSG Naik 0,34% dalam Sepekan, Ini Daftar Saham Cuan dan Rugi Terbesar
4 jam yang lalu
Perkuat Ekonomi Daerah,...
Perkuat Ekonomi Daerah, Dana Bagi Hasil Tambang Perlu Dievaluasi
5 jam yang lalu
Infografis
Rusia: Serangan Natal...
Rusia: Serangan Natal ke Ukraina Sukses Capai Tujuan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved