alexametrics

Digitalisasi Bantu Optimalisasi Bisnis Proses Industri Logistik

loading...
A+ A-
JAKARTA - Persainganindustri logistik di era digital membuat pelaku bisnis mengoptimalisasikan operasi armadanya melalui aplikasi digital seperti DigKontrol. Aplikasi ini menawarkan efisiensi dan optimalisasi bisnis proses internal karena mengakselerasi secara digital tiga fungsi utama industri logistik, yakni fungsi admin, teknisi, dan sopir.

"Sejak dikenalkan September 2019, hingga akhir 2019, kami fokus pada awareness kepada pelaku industri bahwa ada aplikasi digital yang fokus membantu bisnis proses armada logistik mereka. Nanti di 2020 kami mulai menjual dengan target 7 ribu customer pengguna aplikasi," jelas CEO PT Fitlogindo Mega Tama (FIT) Marlina di Jakarta.

Marlina menjelaskan kehadiran aplikasi DigKontrol dapat meningkatkan bisnis proses industri logistik. Menurutnya, hingga saat ini masih banyak pelaku industri logistik yang lebih fokus pada pencapaian target market, tetapi lupa akan transformasi digital. Padahal transformasi digital mengoptimalkan bisnis proses dan menawarkan efisiensi dan efektivitas.



"Klien pertama kami, saya sebut saja Pak Dig mengaku banyak order yang masuk, tetapi tidak merasakan pendapatan maksimal. Tetapi setelah mengaplikasikan DigKontrol dalam bisnis proses armadanya, dia mengakui bisa mengoptimalisasikan pendapatan dan laba. Jadi, DigKontrol secara digital mengakselerasi fokus target market dan kontrol proses bisnis logistik," jelas Marlina.

Efisiensi yang ditawarkan, di antaranya seperti laporan konsumsi bensin, biaya perjalanan armada yang dapat diketahui secara real time dibanding dengan omset yang ditargetkan.

"Sangat efektif, karena ini dapat menghindari truk kembali dalam keadaan kosong yang diatasi dengan digital. Sering juga terjadi kasus order minimal, tetapi biayanya mahal, ini bisa langsung dipangkas. Tanpa menunggu data terkumpul, biaya bisa diketahui lebih cepat, dan pada akhirnya omset sudah bisa dikejar lebih cepat," paparnya.

Dia menambahkan, aplikasi ini meng-capture fungsi admin, teknisi, dan sopir, lalu menawarkan solusi untuk optimalisasi cash manajemen, maintanance manajemen, feet manajemen, hingga sopir manajemen.

"Kita capture bisnis proses, lalu ada fungsi prefentif yang lebih tinggi. Kita memberikan reminder terhadap beberapa aspek yang bisa langsung dilakukan klien. Karena melalui DigKontrol, secara digital kita membantu 10 laporan dalam memgoptimalisasi operasional armada. Ini mengurangi paper base system,"jelasnya.

Untuk tahap awal, aplikasi DigKontrol dapat diakses pengguna secara free trial selama satu bulan untuk beberapa armada. "Metode kerja sama kita tidak mengikat dan terjangkau. Ini tujuannya membantu industri logistik siap hadapi tantangan dan persaingan. Karena tantangan industri logistik ini sangat kompleks. Seperti paper base system, lalu ketepatan waktu. Ada juga tantangan regulasi over loading, tarif, efisiensi, keseimbangan suplay and demand.Tantangan ini akan kita capture di inovasi berikutnya," ungkap Marlina.

Menurut Marlina, di tahun 2020 nanti, DigKontrol akan menghadirkan 2 inovasi fitur baru untuk mendukung industri logistik. "Fitur baru nanti tahun depan untuk cost management termasuk over loading. Akhir 2020 terkait regulasi pemerintah," katanya.
(aww)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak
Top