Himperra Usulkan Solusi Pendanaan Subsidi Perumahan

Jum'at, 20 Desember 2019 - 03:29 WIB
Himperra Usulkan Solusi...
Himperra Usulkan Solusi Pendanaan Subsidi Perumahan
A A A
JAKARTA - Masa depan perumahan nasional khususnya untuk kalangan Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) belakangan menjadi sorotan banyak npihak. Salah satunya soal keterbatasan anggaran subsidi perumahan dari pemerintah.

Himpunan Pengembang Pemukiman dan Perumahan Rakyat (Himperra) salah satu asosiasi yang menaungi pengembang yang membangun rumah murah bagi MBR, menawarkan beberapa usulan dan solusi, terkait terbatasnya dana subsidi pembiayaan perumahan tahun 2020.

"Sebagai asosiasi pelaku pembangunan perumahan, kami tentu berkewajiban untuk mengusulkan beberapa hal terkait solusi dan inovasi yang bisa dilakukan dan patut menjadi pertimbangan pemerintah atau lembaga terkait," ujar Ketua Umum DPP Himperra, Endang Kawidjaja, dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Kamis (19/12/2019).

Himperra mengusulkan pemanfaatan dana BPJS Ketenagakerjaan (BPJS-TK) untuk program subsidi perumahan bagi anggotanya. Selama ini, sekitar 70% pembeli rumah subsidi skema KPR FLPP yang dananya berasal dari pemerintah (APBN) itu adalah anggota BPJS-TK.

"Jika 70% dari anggotanya itu bisa memanfaatkan dana program perumahan BPJS-TK, tentu akan lebih banyak lagi yang bisa memiliki rumah subsidi," kata Endang.

Langkah lainnya, yakni peningkatan pembanguan rumah baru program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) berbasis komunitas. Himperra mengusulkan, bagi kelompok sasaran Upah Minimum Rendah (UMR) di bawah Rp2 juta, maka lahannya adalah tanggung jawab MBR yang pembeliannya lewat perbankan. Sedangkan bangunan rumahnya dibantu oleh pemerintah. Ada potensi hingga 30 ribu unit rumah program BSPS berbasis komunitas.

Sekretaris Jenderal DPP Himperra, Ari T. Priyono, menambahkan skema yang ketiga yakni lewat mekanisme APBN-Perubahan. "Tentunya hal itu sangat tergantung pada ketersedian dana pemerintah. Berapa kekurangan dana dan berapa kesanggupan pemerintah. Belum terbaca dari sekarang," katanya.

Himperra juga mengusulkan pemerintah memindahkan dana subsidi energi gas (gas tabung hijau) yang selama ini salah sasaran. Dialihkan ke subsidi perumahan yang sifatnya pembiayaan (dana bergulir).
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
MGK Serang Pertahankan...
MGK Serang Pertahankan Gelar Perumahan Subsidi Terbaik
Wamenkeu Suahasil Nazara...
Wamenkeu Suahasil Nazara Tinjau Perumahan Subsidi di Pekanbaru
BPJS Kesehatan Jadi...
BPJS Kesehatan Jadi Syarat Berbagai Pelayanan Publik, Berikut Penjelasannya
Pondokan untuk Kaum...
Pondokan untuk Kaum Pekerja
Pro Kontra Rumah Subsidi...
Pro Kontra Rumah Subsidi 18 Meter Persegi: Solusi atau Masalah Baru?
Strategi Pengembang...
Strategi Pengembang Perumahan Pasarkan Rumah Subsidi di Masa Sulit
Berita Terkini
Purbaya Tepis Isu Mundur...
Purbaya Tepis Isu Mundur dari Kursi Menkeu di Tengah Kejatuhan Rupiah Rp18.039
35 menit yang lalu
IHSG Berakhir Longsor...
IHSG Berakhir Longsor 1,70% ke Posisi 5.839, Ada 651 Saham Berjatuhan
1 jam yang lalu
Harga Avtur Makin Mahal,...
Harga Avtur Makin Mahal, Maskapai Raksasa AS Mendadak Batalkan 6 Rute Penerbangan!
1 jam yang lalu
BI Respons Rupiah Tembus...
BI Respons Rupiah Tembus Rp18.000, Samakan Nasib dengan Tetangga RI
3 jam yang lalu
Pemerintah Pastikan...
Pemerintah Pastikan Harga MinyaKita Naik, Ini Sebabnya
4 jam yang lalu
Pastikan Kelancaran...
Pastikan Kelancaran Pemulangan Jemaah Haji, Garuda Indonesia Intensif Koordinasi dengan Arab Saudi
4 jam yang lalu
Infografis
Ojol Dipastikan Dapat...
Ojol Dipastikan Dapat Subsidi BBM, Taksi Online Belum Jelas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved