Punya Kapasitas 61.000 MW, PLN Siap Listriki Industri Smelter

Sabtu, 21 Desember 2019 - 10:30 WIB
Punya Kapasitas 61.000...
Punya Kapasitas 61.000 MW, PLN Siap Listriki Industri Smelter
A A A
JAKARTA - Melalui pembangunan megaproyek 35.000 megawatt (MW) dari pemerintah, PT PLN (Persero) hingga saat ini (Desember 2019) telah memiliki kapasitas listrik sebesar 61.000 MW lebih di seluruh Indonesia. Hal ini menjadikan salah satu faktor utama kesiapan PLN dalam mendukung industri, terutama industri besar seperti smelter.

"PLN siap mendukung penuh perkembangan industri smelter di dalam negeri, kami berkomitmen untuk hadir membantu industri ketika dibutuhkan," papar PLT Direktur Utama PLN Sripeni Inten Cahyani dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (21/12/2019).

Dalam acara Rapat Koordinasi Kesiapan PLN Melistriki Industri Smelter yang digelar oleh Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan (DJK) Kementerian ESDM (Energi dan Sumber Daya Mineral) di Jakarta, Sabtu (20/12), PLN berkoordinasi langsung dengan 49 perusahaan smelter se-Indonesia.

PLN memastikan ketersediaan pasokan tenaga listrik untuk smelter dan memperhatikan keseimbangan antara pasokan tenaga listrik dan kebutuhan. Kondisi sistem kelistrikan di Indonesia saat ini dalam kondisi surplus, sehingga dapat mendukung industri smelter, disamping itu hingga tahun 2028 PLN akan menambah kapasitas pembangkit sebesar 56.397 MW (termasuk program 35.000 MW) dan menambah jaringan transmisi sepanjang 57.293 kms (kilometersirkit).

Selain berkontribusi mendukung peningkatan perekonomian dan membuka lapangan pekerjaan, industri smelter juga berperan penting dalam meningkatkan konsumsi listrik per kapita.

Dengan mempercayakan kebutuhan listrik industri smelter kepada PLN, perusahaan smelter akan mendapatkan jaminan kehandalan energi listrik sesuai dengan kebutuhan yang dikehendaki. Kehandalan tersebut dapat dipasok melalui 1 atau 2 transmisi line, bahkan bila diperlukan terdapat pembangkit di dekat lokasi pelanggan seperti di wilayah Sulawesi Tenggara dimana industri smelter berkembang dengan cepat sehingga PLN membangun tol listrik yang rampung pada Oktober 2019.

Direktur Jenderal Mineral dan Batubara KESDM Yunus Saefulhak dalam acara yang sama menjelaskan bahwa saat ini industri besar dipermudah dengan sistem perizinan online, dan diharapkan produk produk industri khususnya smelter dapat terus bertumbuh.

"Dalam menghadapi era industri 4.0, semua perizinan sekarang online, ini tentu akan memudahkan semua pihak, disamping itu dengan kesiapan listrik PLN melalui 35.000 MW, maka para pemilik smelter harus manfaatkan sebaik mungkin karena kami prioritaskan listrik dari PLN," papar Yunus.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
PLN Suplai Listrik 1.026...
PLN Suplai Listrik 1.026 MVA ke 5 Perusahaan Smelter di Pulau Sulawesi
PLN Pastikan Pasokan...
PLN Pastikan Pasokan Listrik untuk PT HNI Bantaeng
PLN Sebut Kebutuhan...
PLN Sebut Kebutuhan Listrik Smelter di Sulawesi Capai 7.184 MVA
Alasan PLN Matikan Listrik...
Alasan PLN Matikan Listrik Pelanggan saat Hujan Deras
PLN Siap Penuhi Kebutuhan...
PLN Siap Penuhi Kebutuhan Listrik untuk Industri Smelter di Sulawesi
PLN Siap Pasok Listrik...
PLN Siap Pasok Listrik 260 MVA ke Smelter Nikel di Sulsel dan Sultra
Berita Terkini
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
19 menit yang lalu
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
1 jam yang lalu
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
1 jam yang lalu
Heboh Sell Indonesia...
Heboh 'Sell Indonesia' saat Rupiah-IHSG Terpuruk, Muncul Sosok Lama Bikin Kepercayaan Runtuh
1 jam yang lalu
Raih Predikat Tertinggi...
Raih Predikat Tertinggi IRCA Dua Kali Berturut-turut, GDPS Tegaskan Budaya Kepatuhan
2 jam yang lalu
Acaraki Jamu Festival...
Acaraki Jamu Festival 2026 Dorong Jamu Jadi Penggerak Ekonomi Nasional
3 jam yang lalu
Infografis
7 Negara Tertua di Dunia,...
7 Negara Tertua di Dunia, Lahir sebelum Dunia Punya Peta
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved