Pasar Khawatir Perang AS-Iran, Rupiah Diprediksi Tertekan
Senin, 06 Januari 2020 - 10:01 WIB
Pasar Khawatir Perang AS-Iran, Rupiah Diprediksi Tertekan
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada awal pekan ini diprediksi tertekan. Sentimen negatif rupiah didorong kekhawatiran pasar akan terjadinya perang di Timur Tengah antara AS dan Iran.
Kepala Riset Monex Investindo Futures, Ariston Tjendra menjelaskan, rupiah akan terkoreksi melawan dolar AS. "Kurs Rupiah berpotensi terdorong ke area Rp14.000 per dolar AS," ujar Ariston di Jakarta, Senin (6/1/2020).
Dia melanjutkan, Presiden AS Donald Trump yang menyatakan dengan tegas di akhir pekan bahwa AS akan menyerang Iran bila Iran membalas, menambah panas situasi konflik AS-Iran. "Rupiah hari ini berpotensi bergerak di kisaran Rp13.900-14.000 per dolar AS," jelasnya.
Kepala Riset Monex Investindo Futures, Ariston Tjendra menjelaskan, rupiah akan terkoreksi melawan dolar AS. "Kurs Rupiah berpotensi terdorong ke area Rp14.000 per dolar AS," ujar Ariston di Jakarta, Senin (6/1/2020).
Dia melanjutkan, Presiden AS Donald Trump yang menyatakan dengan tegas di akhir pekan bahwa AS akan menyerang Iran bila Iran membalas, menambah panas situasi konflik AS-Iran. "Rupiah hari ini berpotensi bergerak di kisaran Rp13.900-14.000 per dolar AS," jelasnya.
(ind)
Lihat Juga :