Demi Investasi, BKPM Batasi Harga Tanah di Kawasan Industri Brebes

Selasa, 07 Januari 2020 - 18:25 WIB
Demi Investasi, BKPM...
Demi Investasi, BKPM Batasi Harga Tanah di Kawasan Industri Brebes
A A A
JAKARTA - Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia menegaskan komitmen untuk memberikan kepastian dan kemudahan investasi di kawasan industri Brebes, Jawa Tengah. Bahlil mengungkapkan, dirinya banyak mendapat masukan dari asosiasi dan pelaku usaha yang mengeluhkan harga tanah di Brebes yang melonjak tinggi. Karena itu, dia pun membatasi harga tanah di kawasan industri tersebut.

"Sesuai dengan arahan Presiden, pembangunan (kawasan industri) ini tidak boleh dihambat-hambat. Jangan mempersulit perizinannya dan harga tanah tidak boleh lebih dari Rp200.000/m2," ucap Bahlil di Jakarta, Selasa (7/1/2019).

Dalam kesempatan yang sama, Deputi Bidang Perencanaan Penanaman Modal BKPM Ikmal Lukman mengatakan satu faktor banyaknya perusahaan China yang pindah ke Vietnam yaitu karena harga tanah yang murah dan adanya kepastian insentif investasi. "Permasalahan harga tanah yang tinggi akan mempengaruhi daya saing investasi Indonesia," tegas Ikmal.

Untuk mengatasi melonjaknya harga tanah, kata dia, maka perlu segera disiapkan rencana pembangunan (site plan) dan rencana induk (master plan) di kawasan sehingga dapat dilakukan penetapan lokasi (penlok).

"Saya harap semua lokasi yang ada sudah dalam penlok agar harganya tidak naik. Kami juga akan terus monitor dan fasilitasi persiapan percepatan kawasan industri Brebes ini,” katanya.

Kementerian BUMN telah menunjuk PT Kawasan Industri Wijayakusuma (KIW) sebagai pengelola kawasan industri Brebes ini. PT KIW merupakan salah satu dari enam BUMN yang ditunjuk untuk mengelola kawasan industri di Indonesia.

"Kawasan industri Brebes diharapkan nantinya akan menjadi engine of growth, khususnya di Provinsi Jawa Tengah, yang dapat mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. Kami membutuhkan support pemerintah pusat dan daerah untuk melakukan percepatan pelaksanaan kawasan industri Brebes ini," pungkasnya.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BKPM Pastikan Realisasi...
BKPM Pastikan Realisasi Investasi Tetap di Kawasan Industri
Bahlil: Investor Kawasan...
Bahlil: Investor Kawasan Industri Tidak Perlu Beli Lahan di Batang
BKPM Susun Road Map...
BKPM Susun Road Map Industri Alat Kesehatan di Tanah Air
Tekad Kuat Wamen Investasi...
Tekad Kuat Wamen Investasi Benahi Perizinan Demi Ekonomi Tumbuh 8 Persen
BKPM Minta Pengusaha...
BKPM Minta Pengusaha Lokal Dilibatkan dalam Pembangunan KIT Batang
Tarik Investor Jerman...
Tarik Investor Jerman Relokasi Bisnis ke Indonesia, Karpet Merah Dibentangkan
Berita Terkini
Industri Herbal Andalkan...
Industri Herbal Andalkan Figur Publik Perkuat Kepercayaan Konsumen
47 menit yang lalu
Tamaris Hidro Bidik...
Tamaris Hidro Bidik Dana Rp1 Triliun lewat Sukuk Ijarah
1 jam yang lalu
Dukung Pendanaan UMKM,...
Dukung Pendanaan UMKM, Easycash Perkuat Tata Kelola dan Manajemen Risiko
1 jam yang lalu
Harga Emas Antam Stagnan...
Harga Emas Antam Stagnan Hari Ini, Buyback Jadi Rp2,4 Juta per Gram
1 jam yang lalu
Transformasi Ekonomi...
Transformasi Ekonomi Progresif, Kepala BPS Canangkan Sensus Ekonomi di Maluku Utara
1 jam yang lalu
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung Literasi Pasar Modal melalui Seminar Nasional 'Lo Kheng Hong Investment Philosophy'
2 jam yang lalu
Infografis
Harga Telur Buaya di...
Harga Telur Buaya di Berbagai Negara yang Menggemparkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved