KCIC Bantah Kereta Cepat Penyebab Banjir di Tol Cikampek

Selasa, 07 Januari 2020 - 23:27 WIB
KCIC Bantah Kereta Cepat...
KCIC Bantah Kereta Cepat Penyebab Banjir di Tol Cikampek
A A A
JAKARTA - PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) membantah pemberitaan yang beredar bahwa proyek pengerjaan Kereta Cepat Jakarta-Bandung yang dilakukan, telah membuat banjir di Jalan Tol Jakarta-Cikampek.

Direktur Utama KCIC, Chandra Dwiputra, menerangkan bahwa aktivitas pengerjaan Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) sangat memperhatikan aspek teknis dan mekanisme pengendaliannya. Perusahaan telah mengidentifikasi risiko-risiko yang berkaitan dengan aspek lingkungan, baik itu di proyek maupun di daerah sekitar sekaligus menetapkan langkah-langkah strategis sehingga pembangunan bisa tetap berlangsung dengan lancar.

"Aktivitas pembangungan proyek KCJB sangat memperhatikan aspek teknis dan mekanisme pengendaliannya. Dan yang terpenting adalah berpikir ke depan mencari solusi terhadap permasalahan yang dihadapi. Saat ini proyek KCJB sedang mempersiapkan berbagai langkah antisipasi untuk menghadapi cuaca ekstrim," lanjut Chandra di Jakarta, Selasa (7/1/2020).

Adapun beberapa penanganan teknis telah dilakukan oleh Proyek KCJB ke sejumlah titik banjir. Di sekitar area KM19, Proyek KCJB turun tangan membantu penanggulangan lingkungan dengan membersihkan tumpukan sampah di Kali Jambe yang semula tersumbat dan menyebabkan banjir.

Disisi lain, saat ini Proyek KCJB juga melakukan tindakan pemulihan terhadap kerusakan akses jalan di samping jalan tol Cikampek KM+4 sekitar exit tol Jatiwaringin yang sengaja dibangun untuk memudahkan akses warga. Jalan yang berlokasi di Jalan Pangkalan Jati VI A tersebut kini tengah dilakukan perbaikan dan penguatan akses jalan setelah terjadinya longsor dan ditargetkan akan segera selesai dan digunakan seperti sedia kala.

Selain melakukan penanganan bencana, secara paralel ketiga kontraktor KCJB (Sinohydro, WIKA dan CREC) berinisiatif melakukan penyisiran dan penanggulangan ke sejumlah titik yang berpotensi menjadi penyebab banjir dan longsor. Yaitu dengan pemantauan pemantauan pada sejumlah pintu air sungai dan saluran air yang berada di sekitar lokasi proyek untuk memastikan berfungsi dengan normal.

Proyek KCJB juga melakukan pemulihan pada akses warga yang rusak akibat banjir. Seluruh pengerjaan proyek KCJB senantiasa memperhatikan kaidah-kaidah yang diperlukan.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Progres Kereta Cepat...
Progres Kereta Cepat Jakarta-Bandung Capai 80%, Girder Box Sudah Dipasang
Jalan Dekat Terowongan...
Jalan Dekat Terowongan Jalur Kereta Cepat Jakarta-Bandung Ambles
Penumpang Stasiun Whoosh...
Penumpang Stasiun Whoosh Halim Kini Dapat Akses Tol KM 1+842 Jakarta-Cikampek
Masuki Musim Hujan,...
Masuki Musim Hujan, KCIC Siapkan Strategi Anti-Banjir
118 Ton Besi Digondol...
118 Ton Besi Digondol Maling, Konstruksi Kereta Cepat Jakarta-Bandung Jalan Terus
Tak Ingin Dituding Lagi...
Tak Ingin Dituding Lagi Sebagai Penyebab Banjir, KCIC Lakukan Antisipasi
Berita Terkini
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Menguat 0,17% ke 5.934
58 menit yang lalu
MSIG Life Kolaborasi...
MSIG Life Kolaborasi dengan Bank Sinarmas Meluncurkan Smile Critical Prime
1 jam yang lalu
Takeda Investasi Rp542...
Takeda Investasi Rp542 Miliar Bangun Ekosistem Plasma di Indonesia
2 jam yang lalu
AS-Iran Kembali Saling...
AS-Iran Kembali Saling Serang, Harga Minyak Dunia Melesat Lebih 3%
2 jam yang lalu
Teluk Kembali Memanas,...
Teluk Kembali Memanas, China Siaga Jaga Produksi BBM Tetap Tinggi
3 jam yang lalu
Jakarta Fair 2026 Diserbu...
Jakarta Fair 2026 Diserbu 6 Juta Pengunjung, Nilai Transaksi Cetak Rp8,2 Triliun
12 jam yang lalu
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved