Harga Minyak Dunia Melonjak Saat Iran Balas Serang AS, Menko Luhut: Jangan Heboh

Rabu, 08 Januari 2020 - 16:03 WIB
Harga Minyak Dunia Melonjak...
Harga Minyak Dunia Melonjak Saat Iran Balas Serang AS, Menko Luhut: Jangan Heboh
A A A
JAKARTA - Menanggapi lonjakan harga minyak mentah dunia setelah aksi serangan balasan Iran terhadap pangkalan militer Amerika Serikat (AS) di Irak, Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan minta jangan terlalu heboh. Menurutnya hal biasa harga minyak dunia mengalami naik turun yang kali ini dipengaruhi kondisi geopolitik Timur Tengah yang memanas.

"Ya pasti naik, tapi enggak apa-apa. Semua hidup itu pasti ada naik turun, jangan kita terlalu heboh lah, kita lihat dan cermati pelan-pelan," ujar Menko Luhut di Jakarta, Rabu (8/1/2020).

Sebagai informasi harga minyak mentah berjangka AS yakni West Texas Intermediate telah terdongkrak 4,5% atau setara USD2,85 ke level tertinggi sejak April yakni pada posisi USD65,65 per barel. Sedangkan harga minyak mentah Brent naik 1,4% menuju level USD69,21 per barel di tengah perdagangan Asia, atau lebih menyusut dari keuntungan sebelumnya.

Sentimen terhadap pergerakan harga minyak dunia, datang dari serangan rudal balistik Iran terhadap pangkalan militer AS. Dimana pejabat militer Amerika Serikat mengatakan Iran meluncurkan lebih dari selusin rudal balistik terhadap berbagai pangkalan di Irak yang menampung prajurit militer AS. Sementara televisi negara Iran mengatakan serangan itu adalah pembalasan atas tewasnya Jenderal Qasem Soleimani.

Sebelumnya, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan, pihaknya telah mengantisipasi lonjakan harga minyak dari beberapa bulan lalu dan akan terus dilakukan ke depannya. Hal itu seiring dengan memanaskan kondisi geopolitik Timur Tengah saat Amerika Serikat (AS) melayangkan serangan udara terhadap ke milisi Irak yang diklaim mendapatkan dukungan dari Iran.

"Ya memang itu yang diminta Pak Jokowi kan kita harus selalu antisipasi. Karena yang namanya ekonomi dunia adalah sesuatu yang fluktuatif dan tidak bisa diprediksi pasti akan juga berdampak pada RI terutama di harga minyak," kata Menteri Erick.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Jamin Keamanan Wilayah...
Jamin Keamanan Wilayah Pesisir Laut Arafura, Kemenko Marves Lakukan Ini
Investor China Siap...
Investor China Siap Kucurkan Investasi USD8 Miliar ke Proyek Kilang di Batam
Luhut: Jangan Terlena...
Luhut: Jangan Terlena Lokasi Strategis, Kebesaran Wilayah hingga SDA Melimpah
Luhut Paparkan Kondisi...
Luhut Paparkan Kondisi Ekonomi dan Iklim Investasi RI di Tengah Pandemi
Pesan Luhut, Seluruh...
Pesan Luhut, Seluruh Elemen Bangsa Harus Mencari Solusi Pandemi Covid-19
Teman Pengusaha Jangan...
Teman Pengusaha Jangan Ragu Hubungi Luhut Kalau Ada Masalah, Pasti Dibantu
Berita Terkini
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Menguat 0,17% ke 5.934
58 menit yang lalu
MSIG Life Kolaborasi...
MSIG Life Kolaborasi dengan Bank Sinarmas Meluncurkan Smile Critical Prime
1 jam yang lalu
Takeda Investasi Rp542...
Takeda Investasi Rp542 Miliar Bangun Ekosistem Plasma di Indonesia
2 jam yang lalu
AS-Iran Kembali Saling...
AS-Iran Kembali Saling Serang, Harga Minyak Dunia Melesat Lebih 3%
2 jam yang lalu
Teluk Kembali Memanas,...
Teluk Kembali Memanas, China Siaga Jaga Produksi BBM Tetap Tinggi
3 jam yang lalu
Jakarta Fair 2026 Diserbu...
Jakarta Fair 2026 Diserbu 6 Juta Pengunjung, Nilai Transaksi Cetak Rp8,2 Triliun
12 jam yang lalu
Infografis
6 Fakta Buster GBU-57,...
6 Fakta Buster GBU-57, Bom Bunker AS yang Serang Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved