Garuda Indonesia Pastikan Jalur Udara Rute Eropa Tidak Lewati Wilayah Iran

Rabu, 08 Januari 2020 - 22:59 WIB
Garuda Indonesia Pastikan...
Garuda Indonesia Pastikan Jalur Udara Rute Eropa Tidak Lewati Wilayah Iran
A A A
JAKARTA - Maskapai nasional Garuda Indonesia memastikan bahwa jalur udara untuk rute penerbangan dari dan menuju Eropa tidak melewati kawasan udara Iran dan sekitarnya, menyusul adanya larangan terbang yang dikeluarkan Otoritas Penerbangan Federal Amerika Serikat (FAA) pasca ketegangan yang tengah terjadi di kawasan tersebut.

Pejabat Direktur Operasi Garuda Indonesia, Tumpal M. Hutapea, mengatakan Garuda Indonesia menyesuaikan jalur penerbangan dari dan menuju Eropa dari yang sebelumnya melewati wilayah udara Bucharest, Rumania, dialihkan ke wilayah udara Mesir dan Yunani.

"Dengan demikian seluruh layanan operasional Garuda Indonesia pada rute tersebut tetap berlangsung normal seperti biasa," ujar Tumpal di Jakarta, Rabu (8/1/2020).

Dia pun akan terus memantau secara intensif perkembangan lebih lanjut kondisi tersebut, serta berkoordinasi bersama seluruh pemangku kepentingan terkait untuk memastikan aspek safety dan security layanan operasional Garuda Indonesia tetap terjaga.

"Kita bersama seluruh pemangku kepentingan terkait dalam memastikan aspek safety dan security layanan operasional Garuda Indonesia tetap terjaga," jelasnya.

Sebagai informasi dalam mengantisipasi memburuknya situasi di Timur Tengah, Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan melalui Surat Direktur Jenderal Perhubungan Udara Nomor AU.008/1/2/DRJU.DAU/2020 tanggal 8 Januari 2020 perihal Peringatan Overflying, mengingatkan kepada Badan Usaha Angkutan Udara (BUAU) untuk meningkatkan kewaspadaan melintasi wilayah udara di beberapa negara Timur Tengah seperti Irak, Iran, Teluk Persia, dan Teluk Oman.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub, Polana Banguningsih Pramesti, menyampaikan kondisi wilayah udara Irak, Iran, Teluk Persia dan Teluk Oman perlu untuk diwaspadai, mengingat peningkatan eskalasi konflik di wilayah tersebut.

"Memperhatikan peningkatan eskalasi konflik di wilayah Timur Tengah, khususnya Irak, Iran, Teluk Persia, dan Teluk Oman, seluruh maskapai diharapkan dapat meningkatkan kehati-hatian dan juga kewaspadaan," kata Polana.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Garuda Indonesia Siap...
Garuda Indonesia Siap Buka Rute Penerbangan ke AS, Prancis dan India
Berdarah-darah, Garuda...
Berdarah-darah, Garuda Tutup Tiga Rute Penerbangan Internasional
Garuda Indonesia Tambah...
Garuda Indonesia Tambah Rute Penerbangan Umrah Langsung dari 5 Kota
Penuhi Syarat, Maskapai...
Penuhi Syarat, Maskapai Lain Boleh Ambil Alih Rute Garuda
Usai Pangkas Rute, Garuda...
Usai Pangkas Rute, Garuda Akan Kembali Lebarkan Sayap ke Indonesia Timur
Garuda Indonesia Putar...
Garuda Indonesia Putar Balik Imbas Perang Iran-Israel, Setop Sementara Rute Jakarta-Doha
Berita Terkini
IHSG Anjlok Lebih 1%...
IHSG Anjlok Lebih 1% ke 6.154 Siang Ini
17 menit yang lalu
OveerPOS Dorong Efisiensi...
OveerPOS Dorong Efisiensi Bisnis lewat Integrasi Transaksi dan Pajak
41 menit yang lalu
Bukan Sekadar Listrik,...
Bukan Sekadar Listrik, Panas Bumi Jadi Katalis Ekonomi dan Ketahanan Pangan
58 menit yang lalu
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp30.000 per Gram, Cek Daftar Lengkapnya
1 jam yang lalu
Penunjukan Luke Thomas...
Penunjukan Luke Thomas Dinilai Mencerminkan Meritokrasi di DSI
3 jam yang lalu
Bukan Rp16.250, Harga...
Bukan Rp16.250, Harga Asli Pertamax Seharusnya Rp20.200 per Liter
3 jam yang lalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved