alexametrics

Jual Saham Lewat IPO, Diamond Land Akan Perkuat KPR

loading...
A+ A-
JAKARTA - PT Diamond Cipta Propertindo (Diamond Land) bulan depan akan melakukan penawaran saham perdana (IPO). Bertindak sebagai penjamin emisi yakni UOB Securitied dan Shinhan Sekuritas Indonesia.

Pengembang properti itu kini fokus memperkuat pembiayaan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dengan menggandeng sejumlah bank. "Salah satunya Bank BRI," jelas Presiden Direktur PT Diamond Cipta Propertindo Adam Bilfaqih dalam keterangan tertulisnya, Jumat (17/1/2020).

Adam mengatakan, kerja sama pembiayaan konsumer dengan BRI diharapkan semakin menambah kepercayaan pasar terhadap proyek-proyek yang dikembangkan Diamon Land. "MoU dengan BRI untuk pemberian KPR proyek D’Marco Diamond Residence," sambungnya.



D’Marco Diamond Residence merupakan proyek hunian tapak yang berlokasi di tengah segitiga emas koridor Depok-Cibubur-Cibinong. Total lahan yang dimiliki D’Marco Diamond sekitar 22 hektare (ha), hunian ini dibangun dengan beberapa kluster dan sangat private. D’Marco Residence terbagi menjadi 4 kluster. Adam mengklaim kawasan tersebut mengusung master plan hunian modern.

Dia menilai, tingginya minat masyarakat untuk tinggal di Kota Depok bukan tanpa alasan. Selain ketersediaan infrastruktur jalan dan transportasi massal, konsumen perumahan di kota ini juga mencari suasana lingkungan yang alami dengan udara lebih segar dibanding daerah penyangga Jakarta lain. "Di kawasan hunian yang sudah ramai dihuni, kami menyiapkan 300 unit sebagai tahap pengembangan hunian," papar Adam.

Sementara itu, Pimpinan Cabang BRI Pancoran Jakarta Andika Sibarani, menjelaskan, pihaknya telah bekerja sama untuk pembiayaan KPR maupun KPA proyek-proyek properti yang dikembangkan Diamond Land. "Kami menilai lokasi yang dikembangkan berada di lokasi strategis dan memiliki nilai komersial yang baik dimasa yang akan datang," tandasnya.
(fjo)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak
Top