Power Bank PLN Pasok 12,5 Juta VA untuk Taman Anggrek

Sabtu, 18 Januari 2020 - 08:01 WIB
Power Bank PLN Pasok...
Power Bank PLN Pasok 12,5 Juta VA untuk Taman Anggrek
A A A
JAKARTA - Pascabanjir, PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya bergerak cepat memberikan layanan penyambungan listrik sementara kepada pelanggan terdampak banjir yang mengalami kendala kelistrikan dikarenakan instalasi pelanggan terendam.

Diantaranya adalah Mal Taman Anggrek (MTA) dan kondominium di Apartemen Taman Anggrek yang berlokasi di Grogol Petamburan, Jakarta Barat. PLN UID Jakarta Raya memasok listrik sebesar 12,5 juta Volt Ampere (VA) untuk mal dan Kondominium ini yang sepenuhnya didukung oleh power bank milik PLN.

Sebelumnya, akses menuju lokasi pusat perbelanjaan dan hunian tersebut terendam air. Hal itu yang menyebabkan permasalahan pada sisi instalasi pelanggan. General Manager PLN UID Jakarta Raya M Ikhsan Asaad mengungkapkan, gardu listrik PLN yang memasok listrik mal dan kondominium Taman Anggrek dalam kondisi aman dan siap operasi. Namun, karena instalasi listrik di sisi pelanggan belum siap, maka listrik tidak bisa disalurkan.

Ikhsan mengatakan layanan penyambungan listrik sementara untuk PT Mulia Inti Pelangi selaku pengelola dari Mal Taman Anggrek dan Kondominium Taman Anggrek telah dilakukan secara bertahap menggunakan power bank dari PLN sejak 8 hingga 16 Januari 2020.

"Penyambungan listrik sementara pertama untuk Kondominium di tanggal 8 Januari, lalu untuk mal dilakukan secara bertahap sejak 13 Januari dan 16 Januari sudah terpasang semua. Total penyambungan dengan power bank kurang lebih 12,5 juta VA," papar Ikhsan dalam keterangan resminya.

Setelah penyambungan menggunakan Power Bank PLN terpasang seluruhnya, Mal Taman Anggrek kembali beroperasi setelah tutup selama kurang lebih 2 minggu. Adapun pasokan listrik yang dibutuhkan untuk operasional Mal sendiri adalah sebesar 8 juta VA dan untuk Kondominium di Apartemen Taman Anggrek membutuhkan pasokan listrik sebesar 4,5 juta VA.

Selain memberikan layanan penyambungan sementara, PLN juga memberikan fasilitas penggantian meter secara gratis tanpa dipungut biaya untuk pelanggan yang kWh meternya terkena dampak banjir. Sesuai data PLN, sebanyak 9.242 kWh meter rusak di Jakarta dan sekitarnya akan diganti oleh PLN.

"Warga yang kWh meternya rusak dan belum terdata bisa melaporkannya ke PLN melalui Contact Center 123. Selanjutnya PLN akan melakukan inspeksi dan menggantinya," imbuhnya.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Jaga Pasokan Listrik...
Jaga Pasokan Listrik Saat Idul Fitri, PLN UID Jakarta Raya Gelar Inspeksi
PLN UID Jakarta Raya...
PLN UID Jakarta Raya Siap Jaga Keandalan Listrik 454 Masjid di Jakarta saat Idul Fitri 2023
PLN UID Jakarta Raya...
PLN UID Jakarta Raya Dukung Pengembangan Ekosistem Kendaraan Listrik
PLN IP Siaga Jaga Operasional...
PLN IP Siaga Jaga Operasional Pembangkit Selama KTT ASEAN di Jakarta
Penggunaan Listrik Ilegal...
Penggunaan Listrik Ilegal Masih Marak di Jakarta, PLN Segera Lakukan Penertiban
Jaga Kehandalan, PLN...
Jaga Kehandalan, PLN IP UBP Priok Implementasikan Program High Quality Growth
Berita Terkini
Beban Berat Kelas Menengah...
Beban Berat Kelas Menengah di Tengah Kenaikan Pertamax jadi Rp16.250/Liter
18 menit yang lalu
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
10 jam yang lalu
Indodax Diapresiasi...
Indodax Diapresiasi Atas Edukasi dan Pengembangan Pasar Aset Kripto
10 jam yang lalu
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
10 jam yang lalu
Lewat Program Pondasi,...
Lewat Program Pondasi, Brahma Binabakti Renovasi Rumah Tak Layak di Muaro Jambi
11 jam yang lalu
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Bos Pertamina: Telah Mempertimbangkan Daya Beli Masyarakat
11 jam yang lalu
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved