alexametrics

Satgas Waspada Investasi Minta Masyarakat Waspadai Laman Sekuritas Palsu

loading...
A+ A-
JAKARTA - Laman milik PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk dipalsukan oknum tak bertanggung jawab dan berhasil menghimpun dana masyarakat. Sindikat pelaku pemalsuan menjanjikan keuntungan 20% dalam waktu satu minggu.

Diketahui, laman asli PT Trimegah tercatat dengan alamat www.trimegah.com, sedangkan laman palsu beralamat www.trimegahfirefox.com, www.trimegahfirefox.co.id, www.trimegahfirefox.net, www.pttrimegahfirefox.blogspot.com, www.trimegahfirefox.blogspot.com, dan www.trimegahfirefox.id.

Ketua satgas Waspada Investasi (SWI) Tongam L Tobing mengatakan, kegiatan melakukan duplikasi situs tidak jarang ditemukan pihaknya. Modusnya dengan mencatut nama perusahaan yang legal untuk meyakinkan masyarakat bahwa mereka legal. Pada situs tersebut biasanya mereka menawarkan program yang jauh berbeda dengan situs asli.



"Disinilah perlunya kewaspadaan masyarakat. Kami selalu sampaikan dalam edukasi masyarakat bahwa apabila menemukan penawaran investasi dengan iming-iming imbal hasil tinggi, kenali 2L yaitu Legal dan Logis," ujar Tongam di Jakarta, Sabtu (18/1/2020).

Tongam mengatakan, legal artinya cek izinnya, jika tidak berizin maka jangan diikuti. Sementara logis artinya rasional, tidak masuk akal ada investasi menawarkan imbal hasil 20% per minggu. "Selain itu kami juga mengimbau para pelaku usaha yang legal agar selalu melakukan monitoring agar tidak ada pihak yang menduplikasi situsnya, karena hal ini juga menyangkut reputasi perusahaan," ujarnya.

Satgas Waspada Investasi hingga akhir November 2019 telah menghentikan 182 kegiatan usaha yang diduga melakukan kegiatan usaha tanpa izin dari otoritas yang berwenang dan berpotensi merugikan masyarakat.

Dari 182 entitas tersebut di antaranya melakukan kegiatan sebagai berikut: 164 perdagangan forex tanpa izin; 8 investasi money game; 2 equity crowdfunding ilegal; 2 multi level marketing tanpa izin; 1 perdagangan kebun kurma; 1 investasi properti; 1 penawaran investasi tabungan; 1 penawaran umrah; 1 investasi cryptocurrency tanpa izin; 1 koperasi tanpa izin.
(fjo)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak
Top