Tarif Ojol dan Iuran BPJS Naik, BI: Tak Pengaruh ke Inflasi

Kamis, 23 Januari 2020 - 20:25 WIB
Tarif Ojol dan Iuran...
Tarif Ojol dan Iuran BPJS Naik, BI: Tak Pengaruh ke Inflasi
A A A
JAKARTA - Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo memastikan kenaikan iuran BPJS dan tarif ojek online (ojol) tidak akan mempengaruhi target inflasi tahun ini yang sebesar 3%±1%. Pasalnya, kenaikan iuran BPJS dan tarif ojol dinilai hanya sedikit menyumbang untuk inflasi tahunan.

Sebagai informasi, para pengemudi ojol berencana menaikkan tarifnya menjadi sebesar Rp2.200-2.500/km. Hal ini seiring dengan naiknya beban biaya yang ditanggung oleh para pengemudi ojol. Sedangkan kenaikan iuran BPJS sudah mulai diterapkan tahun ini.

"Baik BPJS ataupun ojol itu kesimpulannya tekanan harganya enggak terlalu besar pada inflasi. IHK akan tetap terkendali di 3% plus-minus 1%," ujar Perry di Jakarta, Kamis (23/1/2020). Dia melanjutkan, produksi nasional yang jauh melebihi permintaan juga akan menjaga stabilitas harga.

Sebagai informasi, realisasi inflasi 2019 tercatat rendah di angka 2,72%, turun dibandingkan dengan inflasi 2018 yang sebesar 3,13%, dan masih berada dalam kisaran sasaran sebesar 3,5%±1%.
Perkembangan ini disebut menunjukkan inflasi selama lima tahun terakhir konsisten berada dalam kisaran sasarannya. Ke depan, kata dia, Bank Indonesia tetap berkomitmen menjaga stabilitas harga sehingga inflasi IHK 2020 tetap terjaga dalam kisaran sasarannya sebesar 3,0%±1%.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BI Beber Tiga Tantangan...
BI Beber Tiga Tantangan Pengendalian Inflasi di Jatim
Bos BI Sebut Inflasi...
Bos BI Sebut Inflasi Indonesia Termasuk Terendah di Dunia
BI Buka Ruang Penurunan...
BI Buka Ruang Penurunan Suku Bunga Acuan, Ini 2 Pertimbangan Utama
Tekan Inflasi Pangan,...
Tekan Inflasi Pangan, Bank Indonesia Dorong Pemanfaatan Lahan Kosong Perkotaan
Jelang Hari Raya Iduladha,...
Jelang Hari Raya Iduladha, BI Perwakilan Jakarta Pastikan Harga Pangan Terkendali
Tok, BI Tahan Suku Bunga...
Tok, BI Tahan Suku Bunga Acuan di Level 5,75%
Berita Terkini
Nasib Belang Gurita...
Nasib Belang Gurita Bisnis Arab di Tengah Perang: Ada yang Boncos hingga Mendadak Kaya
5 menit yang lalu
Masa Transisi ke B50...
Masa Transisi ke B50 Berlangsung hingga September, Penyaluran Dilakukan Bertahap
1 jam yang lalu
Selat Hormuz Dikunci...
Selat Hormuz Dikunci Rapat Iran, Jalur Minyak Terpenting Dunia Kembali Mandek
2 jam yang lalu
Bendungan Sidan dan...
Bendungan Sidan dan Keureuto Diresmikan, Brantas Abipraya Perkuat Ketahanan Air dan Pangan
13 jam yang lalu
Listrik Padam Berhari-hari,...
Listrik Padam Berhari-hari, Becak Tenaga Surya Jadi Penyelamat dari Krisis Energi
13 jam yang lalu
Next Step Bangun Jembatan...
Next Step Bangun Jembatan Dagang UMKM Indonesia ke China
13 jam yang lalu
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved