KKP Siap Maksimalkan Budidaya Perikanan Sumatera Selatan

Senin, 27 Januari 2020 - 10:56 WIB
KKP Siap Maksimalkan...
KKP Siap Maksimalkan Budidaya Perikanan Sumatera Selatan
A A A
JAKARTA - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) akan memaksimalkan sektor perikanan budidaya di Sumatera Selatan (Sumsel). Pemilihan Sumsel sebagai sentra budidaya perikanan terkait besarnya potensi di bidang perikanan di daerah itu yang belum tergarap maksimal.

Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Edhy Prabowo menambahkan, hal itu juga sejalan dengan arahan Presiden Joko Widodo pada Oktober lalu, yaitu memaksimalkan budidaya perikanan dan memperbaiki komunikasi dengan nelayan.
Edhy ingin program-program budidaya ini segera terlaksana. Yang paling utama, sambungnya, ia ingin mengoptimalkan budidaya serta terus membangun komunikasi dengan pemangku kepentingan dimana pun, termasuk Sumsel.

"Contohnya Kabupaten Musi Rawas yang telah lama menyiapkan lahan sebagai lokasi perikanan budidaya ikan indukan serta Pulau Maspari yang rencananya akan dijadikan pusat pembenihan ikan dan udang," ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin (27/1/2020).

Edhy ingin Sumsel yang sudah kental dengan tradisi budidaya ikan, tidak lagi mengeluhkan soal pembenihan, pembesaran, mahalnya pakan dan lainnya. Sebab ada banyak program KKP yang bisa membantu hal itu.

"Semua jenis ikan bisa dibudidayakan di Sumsel. Ikan Belida sekarang sudah bisa diperbanyak, ikan baung, ikan gabus, ikan kerapu sudah bisa dibudidayakan. Tinggal kesungguhan stakeholder agar ikan ini terus bertambah dan terjaga keberadaanya," tegasnya.

Tak hanya budidaya, Edhy juga ingin perikanan tangkap ikut menjadi perhatian. Mengingat potensi di sektor ini juga cukup besar, seperti di wilayah Sungsang, Kabupaten Banyuasin. Edhy ingin Sungsang menjadi Tempat Pendaratan Ikan (TPI) strategis.

"Potensi ikannya bisa 700.000 ton per tahun, jika 50 ton saja yang masuk Sumsel maka suplai aman, apalagi pasarnya sangat dekat (Palembang)," jelasnya.

Tingginya potensi ini juga dibuktikan dari tangkapan kapal-kapal di wilayah laut Riau, Bangka hingga Batam. Karena itu, Edhy berharap, TPI di Sungsang akan menjadi yang terbesar di Sumsel.

Sementara itu, Gubernur Sumsel Herman Deru berharap ada program KKP yang digulirkan terkait pelestarian ikan-ikan kebanggaan yang ada di Sumsel seperti ikan baung, belida, dan lainnya. "Kami ingin kembalikan citra Sumatera Selatan seperti dulu. karena ikan belida itu di Sungai Musi sangat berkurang. Bahkan untuk konsumsi dan pembuatan pempek, ikan belida dikirim dari Kalimantan dan Riau," ungkapnya.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
KKP Segel Lahan Proyek...
KKP Segel Lahan Proyek Reklamasi di Batam
KKP Proyeksikan Potensi...
KKP Proyeksikan Potensi Sumber Daya Ikan Capai 12,01 Juta Ton di 2022
Memperkuat Ketahanan...
Memperkuat Ketahanan Pangan dan Ekonomi Rakyat Melalui Perikanan Tangkap dan Budidaya
Menteri Trenggono: Pengembangan...
Menteri Trenggono: Pengembangan Perikanan Budidaya Berpotensi Miliaran
KKP Workshop Penyuluh...
KKP Workshop Penyuluh Perikanan untuk Kembangkan Informasi
Disrupsi Data Perikanan
Disrupsi Data Perikanan
Berita Terkini
Pertamina EP Bukukan...
Pertamina EP Bukukan Produksi Migas 205 Ribu MBOEPD Sepanjang 2025
1 jam yang lalu
Diganjar Rating Negatif...
Diganjar Rating Negatif dari Moody's, Danantara Bilang Begini
1 jam yang lalu
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp11.000 per Gram, Ini Rincian Lengkapnya
2 jam yang lalu
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
3 jam yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
3 jam yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
4 jam yang lalu
Infografis
Penyebab Jerman Tak...
Penyebab Jerman Tak Siap Hadapi Perang Dunia III Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved