Kukuhkan Akuikansi, Menteri Edhy Minta Kadis Perikanan Kritik KKP

Selasa, 28 Januari 2020 - 13:13 WIB
Kukuhkan Akuikansi,...
Kukuhkan Akuikansi, Menteri Edhy Minta Kadis Perikanan Kritik KKP
A A A
JAKARTA - Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo mengukuhkan kepengurusan Asosiasi Kepala Dinas Perikanan Seluruh Indonesia (Akuikansi). Asosiasi ini dibentuk sebagai ajang kolaborasi Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dengan stakeholder daerah.

"Ini pertama kali dan saya yakin ini bentuk keseriusan KKP dalam mendukung terbentunya asosiasi ini. Supaya teman-teman kepala dinas kompak dan solid. Berani mengkritik KKP," kata Edhy dalam pembukaan Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Ditjen Perikanan Budidaya di Palembang, Sumatera Selatan, Senin (27/1/2020).

Edhy meminta kepada jajaran Kepala Dinas Perikanan kabupaten dan provinsi se-tanah air untuk tidak segan-segan memberi masukan, bahkan menyampaikan kritik membangun untuk kemajuan dunia perikanan. "Tolong ingatkan kami di forum, jangan sampai kami terlena di atas," tegasnya.

Dia juga berharap agar Akuikansi dapat mendukung penuh semua program KKP, terutama program-program yang berkaitan dengan pemberdayaan masyarakat dan petani ikan serta pengolahan hasil perikanan.

Tidak hanya kepada para kepala dinas, Edhy mengajak seluruh peserta Rakernis yang terdiri dari bupati dan wali kota serta jajaran KKP untuk berani mengutarakan apa pun untuk perbaikan di bidang kelautan dan perikanan. "Di KKP kami berlakukan, siapa yang berani kritik menteri naik jabatan," tukasnya.

Sebab, kata dia, secara prinsip dalam sebuah organisasi modern keterbukaan adalah hal yang utama. Termasuk dalam menyampaikan sebuah kritik. Menurut Edhy, ketimbang menyampaikan protes melalui media sosial atau melalui surat kaleng, alangkah lebih baiknya jika kritik itu disampaikan dalam forum terbuka seperti Rakernis ini.

Dia berharap, Rakernis yang akan berlangsung hingga 30 Januari dapat menghasilkan keputusan kongkret di bidang budidaya perikanan karena perikanan adalah milik semua, dari kabupaten hingga pusat. "Tidak ada yang paling kuat di sini. Mari kita bersatu membangun sektor ini. Sektor yang paling mudah ditingkatkan," tegasnya.

Bahkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pun, menurut Edhy, hanya meminta dirinya untuk fokus dalam satu sektor yaitu budidaya udang. Padahal dalam rapat terbatas, dia telah mempresentasikan sedikitnya 15 program kelautan dan perikanan, seperti penyederhana birokrasi, SDM, vokasi, produksi, penyederhanaan izin di perikanan tangkap, menghitung ulang kapasitas kapal-kapal tangkap, juga menghitung kembali kapal angkut. "Pak Presiden hanya minta satu saja yang harus dibuktikan. Saya minta (budidaya) udang dihidupkan," ujarnya.

Bertolak dari situ, Edhy meminta semua pihak dari pusat sampai daerah untuk bahu membahu merealisasikan arahan Jokowi ini. Sebab dia yakin KKP tidak akan bisa maksimal bekerja tanpa melibatkan pemerintah kabupaten, kota dan provinsi. "Ini tantangan besar. Saya harap rakernis ini menghasilkan terobosan," tandasnya.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
KKP Segel Lahan Proyek...
KKP Segel Lahan Proyek Reklamasi di Batam
Memperkuat Ketahanan...
Memperkuat Ketahanan Pangan dan Ekonomi Rakyat Melalui Perikanan Tangkap dan Budidaya
Kementerian Kelautan...
Kementerian Kelautan dan Perikanan Berhentikan Dirjen Perikanan Tangkap
RI Rangking 4 Eksportir...
RI Rangking 4 Eksportir Perikanan ke China, Atdag: Aturan Rumit
Meski Ada Pandemi, Nilai...
Meski Ada Pandemi, Nilai Ekspor Perikanan Meningkat Jadi USD1,24 Miliar
Disrupsi Data Perikanan
Disrupsi Data Perikanan
Berita Terkini
BPDP, Ditjenbun dan...
BPDP, Ditjenbun dan AKPY Latih 122 Pekebun Sawit OKI Tingkatkan Kualitas Panen
35 menit yang lalu
24 Negara Pembeli Minyak...
24 Negara Pembeli Minyak Terbesar AS, Cek Posisi Indonesia
1 jam yang lalu
Pegadaian Gelar Literasi...
Pegadaian Gelar Literasi Keuangan dan Investasi Emas di Kemendes PDT
1 jam yang lalu
RupiahCepat dan Bank...
RupiahCepat dan Bank DBS Kolaborasi Perluas Akses Pembiayaan
1 jam yang lalu
Bahlil Beberkan soal...
Bahlil Beberkan soal Rencana Pembentukan Bursa Mineral Indonesia
2 jam yang lalu
Pakar Ingatkan Galon...
Pakar Ingatkan Galon Guna Ulang Jangan Dipakai Lebih dari Setahun
3 jam yang lalu
Infografis
Ancaman Perang Kian...
Ancaman Perang Kian Nyata, 8 Negara Minta Warganya Tinggalkan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved