alexametrics

Bank BCA Gandeng Modalku Perkuat UMKM

loading...
Bank BCA Gandeng Modalku Perkuat UMKM
Bank BCA Gandeng Modalku Perkuat UMKM
A+ A-
JAKARTA - PT Bank Central Asia Tbk. (BCA) menjalin kerja sama dengan fintech peer-to-peer lending (P2P) di Indonesia, yaitu Modalku (PT Mitrausaha Indonesia Grup). Kerja sama dengan Modalku merupakan langkah yang strategis bagi perseroan.

EVP Commercial Business & SME BCA Liston Nainggolan mengatakan, industri perbankan tentunya tidak menutup mata dengan kehadiran fintech yang turut membantu dalam mendorong perekonomian yang inklusif, khususnya bagi perkembangan UMKM di Indonesia.

"Kami mencermati bahwa BCA dan Modalku berada pada interface teknologi yang sama. Oleh karena itu, BCA mendukung pembiayaan debitur-debitur UMKM yang ada di Modalku sehingga mampu untuk terus bertumbuh secara mandiri,” kata Liston di Jakarta, Selasa (28/1/2020).



Modalku menghubungkan UMKM berpotensi dengan pemberi pinjaman modal usaha tanpa jaminan hingga Rp2 miliar per peminjam yang didanai oleh pemberi pinjaman platform melalui pasar digital.

Adapun sejak Desember 2019, BCA telah menjalin kerja sama penerusan pinjaman kepada UMKM melalui Modalku sehingga dapat memberikan kemudahan akses pinjaman kepada berbagai pelaku UMKM yang belum terjangkau dan layak mendapatkan kesempatan untuk berkembang.

Co-Founder & CEO Modalku Reynold Wijaya menambahkan, sebuah kehormatan bagi Modalku bisa bekerja sama dengan BCA sebagai salah satu institusi perbankan terkemuka di Indonesia.

Melalui visi yang sejalan dalam meningkatkan inklusi keuangan di Indonesia, hal ini menjadi kesempatan yang tepat bagi Modalku untuk menjangkau lebih banyak UMKM.

"Semakin tinggi inklusi keuangan serta UMKM yang memperoleh akses terhadap layanan dan jasa finansial, maka pertumbuhan ekonomi akan meningkat," ungkapnya.

Dia mengharapkan kolaborasi BCA dengan Modalku dapat memberikan nilai tambah bagi pemberdayaan masyarakat Indonesia dari sektor UMKM dalam menghasilkan produk-produk unggulan yang memiliki kualitas daya saing yang tinggi.
(ind)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak
Top