Sri Mulyani Sebut Pengelolaan Dana Desa Belum Kredibel

Kamis, 30 Januari 2020 - 05:34 WIB
Sri Mulyani Sebut Pengelolaan...
Sri Mulyani Sebut Pengelolaan Dana Desa Belum Kredibel
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, menyanyangkan pengelolaan anggaran dana desa yang belum kredibel. Menurut dia, seharusnya orang-orang yang menjabat kepala desa dan mendapat amanat mengelola dana desa memiliki kemampuan mumpuni dalam mengelola anggaran,

Tahun ini, pemerintah menganggarkan dana desa sebesar Rp72 triliun. Angka tersebut meningkat dibandingkan tahun lalu yang mencapai Rp70 triliun. Masing-masing desa yang secara keseluruhan mencapai 75.000 desa di Indonesia mendapatkan sekitar Rp900 juta hingga Rp3 miliar untuk mengembangkan potensinya.

Anggaran yang besar ini sayangnya belum dibarengi dengan pengelolaan dana desa yang kredibel. Lantaran, banyak pengaduan yang diterimanya terkait penyelewengan penggunaan dana desa, bahkan muncul banyak desa fiktif yang marak di akhir tahun lalu.

"Setiap desa perlu dipimpin oleh pihak-pihak yang memang punya kapabilitas dalam mengelola anggaran desa. Memang beberapa sarjana yang bagus jadi kepala desa, kalau betul-betul committed, hasilnya sangat amazing," ujar Sri Mulyani di Jakarta, Rabu (29/1/2020).

Sri Mulyani mencontohkan, salah satu desa yang berhasil mengelola anggaran dengan baik adalah Desa Ponggok, Klaten, Jawa Tengah. Desa ini mampu bertransformasi dan mendapatkan kas daerah dari hasil pengembangan sumber daya lokal.

"Awalnya desa itu cuma punya kas desa Rp20 juta, tapi sekarang menghasilkan Rp15 miliar dari BUMDes. Hanya gara-gara mata air, yang disitu dibersihkan, semua ditata, sekarang jadi instagramable, orang-orang foto pre wedding di situ. Jadi dia dapat penerimaan asli dari desanya," katanya.

Oleh sebab itu, dia menilai jika kepala desa yang menjabat memang benar-benar bertanggung jawab, pasti bisa melakukan perubahan kesejahteraan bagi penduduk desa. Dia ingin, setiap desa bisa memanfaatkan aliran dana desa dengan tepat untuk kemajuan desa tersebut.

"Kalau kita punya punya 75.000 orang bagus ditaruh di desa, that make a lot of change secara fundamental. Sekarang ini dari 75.000 desa, masih 20.000 desa yang miskin dan tertinggal, meski ada yang sudah mandiri dan maju," tandasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Sri Mulyani: Realisasi...
Sri Mulyani: Realisasi Transfer ke Daerah dan Dana Desa Januari Capai Rp54,92 Triliun
Sri Mulyani Bakal Pelototin...
Sri Mulyani Bakal Pelototin Penggunaan Anggaran Dana Desa
Atasi Stunting, Sri...
Atasi Stunting, Sri Mulyani Tambah Dana Desa & Duit Transfer ke Daerah
Respons Pandangan F-PPP,...
Respons Pandangan F-PPP, Sri Mulyani Beberkan Manfaat Dana Desa
Diperluas Jadi Jaring...
Diperluas Jadi Jaring Pengaman Sosial, Sri Mulyani Tambah BLT Dana Desa
Ada Sinyal, Realisasi...
Ada Sinyal, Realisasi BLT Desa Bakal Tak Sesuai Target
Berita Terkini
Harga Pertamax Naik,...
Harga Pertamax Naik, Purbaya Sebut Efeknya Minim ke Ekonomi
7 menit yang lalu
IHSG Siang Rebound 2,34%...
IHSG Siang Rebound 2,34% ke Level 5.881 Ditopang Saham Teknologi dan Perbankan
1 jam yang lalu
Ojol Keluhkan Harga...
Ojol Keluhkan Harga Pertamax Rp16.250 Kemahalan: Biasanya Naik Cuma Seribu, Ini 3 Ribu Lebih
2 jam yang lalu
Harga BBM Makin Mahal,...
Harga BBM Makin Mahal, Beban Bisnis Logistik Bakal Tambah Berat
3 jam yang lalu
Harga Pertamax Rp16.250...
Harga Pertamax Rp16.250 Bikin Pusing, Pengemudi Ojol dan Warga Teriak
3 jam yang lalu
IHSG Tergelincir di...
IHSG Tergelincir di Awal Sesi Sentuh 5.744, Transaksi Pagi Cetak Rp1,1 T
5 jam yang lalu
Infografis
Warren Buffett Sebut...
Warren Buffett Sebut Dolar AS Sedang Menuju ke Neraka
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved