CORE Indonesia: Laporan Bank Dunia Tidak Mengejutkan

Jum'at, 31 Januari 2020 - 11:37 WIB
CORE Indonesia: Laporan...
CORE Indonesia: Laporan Bank Dunia Tidak Mengejutkan
A A A
JAKARTA - Ekonom CORE Indonesia (Center of Reform on Economics) Piter Abudullah menilai informasi Bank Dunia (World Bank) yang menyebut 115 juta masyarakat Indonesia masih belum bisa naik menjadi kelas berpendapatan menengah tidaklah mengejutkan.

"Hal ini sudah kita ketahui bersama. Memang klaim menurunnya jumlah penduduk miskin harus dikritisi. Karena turunnya jumlah penduduk miskin utamanya hanya pergeseran dari miskin menjadi rentan miskin," ujar Piter Abdullah saat dihubungi SINDOnews di Jakarta, Kamis (30/1/2020).

Dia melanjutkan, proyeksi yang dikemukakan Bank Dunia itu menunjukkan masih besarnya kelompok sangat rentan di Indonesia, yaitu mereka yang apabila terjadi guncangan ekonomi akan kembali miskin.

"Jadi terkait pengentasan kemiskinan ini masih banyak PR (pekerjaan rumah) termasuk bagaimana meningkatkan yamg rentan miskin menjadi berpendapatan menengah. Untuk ini memang tidak mudah karena dibutuhkan pertumbuhan ekonomi yang tinggi dan berkualitas," jelasnya. (Baca Juga: Dongkrak Kelas Menengah di Indonesia, Ini Saran Bank Dunia )

Dia menambahkan, pemerintah bukan hanya menurunkan jumlah penduduk miskin tetapi juga mendorongnya menjadi berpendapatan menengah. "Yang sudah berpendapatan menengah jangan sampai turun menjadi rentan miskin," tandasnya.

Sebelumnya, dalam laporan bertajuk "Aspirasi Indonesia: Memperluas Kelas Menengah" yang dipublikasikan Kamis (30/1/), Bank Dunia menyatakan masih ada 115 juta orang Indonesia yang sebetulnya sudah keluar dari garis kemiskinan namun mereka masih "antri" untuk bisa masuk ke kategori kelas menengah.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Bank Dunia Rilis Ketentuan...
Bank Dunia Rilis Ketentuan Baru, 13 Juta Kelas Menengah RI Mendadak Jatuh Miskin
Inflasi Melonjak, 115...
Inflasi Melonjak, 115 Juta Kelas Menengah Rentan Jadi Miskin
Ngerinya Dampak Inflasi,...
Ngerinya Dampak Inflasi, Bisa Bikin Kelas Menengah Jatuh Miskin
Bhineka Luncurkan Produk...
Bhineka Luncurkan Produk untuk Jaring Kelas Menengah
Banyak Kelas Menengah...
Banyak Kelas Menengah Indonesia Jatuh Miskin, Menko PMK Terus Pantau
5 Tahun Terakhir, Kelas...
5 Tahun Terakhir, Kelas Menengah Indonesia Tergerus
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
2 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
3 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
3 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
4 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
4 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
4 jam yang lalu
Infografis
Ranking FIFA usai Piala...
Ranking FIFA usai Piala Dunia 2026: Spanyol Gusur Argentina dari Takhta
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved