Kemendes Dorong Pembangunan Desa Melalui Peningkatan SDM

Jum'at, 31 Januari 2020 - 20:45 WIB
Kemendes Dorong Pembangunan...
Kemendes Dorong Pembangunan Desa Melalui Peningkatan SDM
A A A
JAKARTA - Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) mendorong pengembangan desa melalui konsep Kampus Merdeka. Kampus Desa merupakan program Kemendes PDTT bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang membolehkan mahasiswa mengambil mata kuliah di luar program studi (prodi) seperti pengabdian di desa selama tiga semester.

"Kita kumpulkan PERTIDES ini, kita ajak diskusi selama dua hari, bagaimana implementasi program Kampus Merdeka khususnya project desa di dalam pelaksanaan pembangunan desa," kata Menteri Desa PDTT Abdul Halim Iskandar di Jakarta, Jumat (31/1/2020).

Saat ini Kemendes PDTT kembali mengumpulkan puluhan rektor dalam forum Perguruan Tinggi Desa (PERTIDES) untuk merumuskan konsep program Kampus Merdeka untuk Desa. Menteri Halim menjelaskan secara garis besar tentang Kampus Merdeka untuk Desa. Pasalnya, melalui program tersebut Kepala Desa yang berprestasi bisa mendapat penghargaan berupa gelar sarjana dari Perguruan Tinggi tertentu dan diharapkan mampu mengembangkan ilmunya di desa maupun daerah tertinggal lainnya.

"Satu periode Kepala Desa itu kan 6 tahun, kalau start masuk Perguruan Tinggi kemudian kinerjanya dikonsultasikan, ada pembimbingan dan dia berprestasi, saya mengusulkan agar diberi apresiasi dalam bentuk wisuda S1," imbuh Menteri Halim.

Selanjutnya Menteri Halim juga mengusulkan kepada Kemendikbud agar pengabdian mahasiswa di desa bisa menjadi pengganti skripsi. Mahasiswa diberi kebebasan memilih skripsi atau pengabdian di sebuah desa sebagai syarat kelulusan.

"Bagaimana kalau tugas akhirnya boleh digantikan dengan pengabdian di desa selama empat bulan, selesai itu kinerjanya diverifikasi kemudian lulus," terangnya.

Sekedar informasi, teknik mengenai Kampus Merdeka untuk Desa tersebut sedang dibahas lebih lanjut oleh para rektor yang tergabung dalam forum PERTIDES. Harapannya, bidang keilmuan tentang Desa bisa diaplikasi dalam pengembangan desa dan daerah tertinggal lainnya. “Ini menarik sebab, nilai-nilai lokal dan berpotensi ada di desa, tinggal kemauan untuk mengembangkannya yang diperlukan. Salah satu menumbuhkan kemauan itu adalah dengan konsep ini,” pungkasnya.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kemendes Pakai AI Dorong...
Kemendes Pakai AI Dorong SDM Unggul Indonesia Emas 2045
Ujikom, Langkah untuk...
Ujikom, Langkah untuk Tingkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia
Lima Hal Penting Management...
Lima Hal Penting Management Skills yang Harus Dimiliki
Forum Alumni Dinilai...
Forum Alumni Dinilai Bisa Jadi Wadah untuk Siapkan SDM Profesional
Upaya Mencetak 17.358...
Upaya Mencetak 17.358 Tenaga Kerja Lokal Terampil
BAT Indonesia Raih Penghargaan...
BAT Indonesia Raih Penghargaan Top Employer 2023
Berita Terkini
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
23 menit yang lalu
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
27 menit yang lalu
BKI dan ASDP Perkuat...
BKI dan ASDP Perkuat Sinergi Keselamatan Kerja Melalui Audit SMK3
39 menit yang lalu
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
1 jam yang lalu
DPR Ingatkan Potensi...
DPR Ingatkan Potensi Moral Hazard Penambahan Layer Rokok Ilegal
1 jam yang lalu
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
1 jam yang lalu
Infografis
3 Alasan Komisi Eropa...
3 Alasan Komisi Eropa Dorong UE Miliki Blok Pertahanan Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved