Setop Impor Makanan dan Minuman dari China, Mendag Cari Alternatif

Senin, 03 Februari 2020 - 18:41 WIB
Setop Impor Makanan...
Setop Impor Makanan dan Minuman dari China, Mendag Cari Alternatif
A A A
JAKARTA - Menteri Perdagangan (Mendag) Agus Suparmanto menerangkan, bakal mencari alternatif negara lain untuk mengamankan pasokan makanan dan minuman (mamin) hingga bawang putih di dalam negeri. Hal ini setelah menghentikan impor mamin yang berasal dari China, sebagai upaya mencegah penyebaran wabah virus corona.

"Pasti nanti ada alternatif, kalau memang bahan itu tetap dibutuhkan dan tidak ada atau kekosongan di Indonesia. Otomatis kita mencari penggantinya negara lain dan saya rasa itu ada," ujar Mendag Agus di Jakarta, Senin (3/2/2020).

(Baca Juga: Cegah Virus Corona ke RI, Impor Makanan dan Minuman dari China Disetop )

Lebih lanjut Ia menerangkan, terus memantau terkait perkembangan virus corona wuhan secara intens untuk kemudian mengambil langkah lanjutan. Diterangkan juga olehnya, terus dilakukan pengawasan ketat pada produk makanan dan minuman impor.

"Sekarang untuk impor, khususnya makanan dan minuman kita akan setop dulu sementara. Ini akan ditangani serta dilakukan pengawasan karena langsung dikonsumsi oleh kita semua dan ini harus ditangani secara khusus, berkaitan dengan impor," paparnya.

Sambung dia menambahkan, jalur ekspor ke China sejauh ini belum ada masalah dan diyakini penutupan sementara tidak akan menggagu kegiatan eskpor Indonesia ke China. "Nah untuk ekspor, sampai saat ini belum ada masalah hanya yang impor policy. Kita setop dari China, memang situasinya tidak hanya kita saja, negara lain juga melakukan hal yang sama," jelasnya.

Sebelumnya juga dinyatakan harus hati-hati impor bawang putih, ketika selama ini Indonesia harus memenuhi 90% kebutuhan bawang putih dari impor. Untuk itu, Mendag akan berkoordinasi dengan menteri pertanian untuk memastikan ketersediaan pasokan bawang putih di lapangan. "Jangan sampai nanti hitungan pasokan masih ada, ternyata di lapangan tidak ada. Memang situasinya seperti ini. Kita harus menciptakan iklim usaha yang sejuk," tuturnya.Mendag Agus Suparmanto menerangkan, bakal mencari alternatif negara lain untuk mengamankan di dalam negeri setelah menghentikan impor makanan dan minuman (mamin) yang berasal dari China.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Mengintip Peluang Ekspor...
'Mengintip' Peluang Ekspor Produk Mamin Indonesia ke Pasar Spanyol
Gandeng Pelaku Bisnis,...
Gandeng Pelaku Bisnis, Kemendag Memetakan Peluang dan Tantangan Industri Mamin
Mendag Akan Setop Produk...
Mendag Akan Setop Produk Impor yang Ganggu Industri Dalam Negeri
Tetap Semangat, Pasar...
Tetap Semangat, Pasar Dunia Masih Butuh Produk Mamin Indonesia
Kemendag Dorong Ekspor...
Kemendag Dorong Ekspor UKM Makanan dan Minuman ke Amerika
Kemendag Dorong Ekspor...
Kemendag Dorong Ekspor Makanan dan Minuman ke Jepang
Berita Terkini
Elnusa Petrofin Akselerasi...
Elnusa Petrofin Akselerasi Transformasi Digital Jasa Logistik Energi
1 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Kawal B50, Pakar Ekonomi: Solusi Cerdas Tekan Impor Minyak
1 jam yang lalu
HUT ke-54, Petrokimia...
HUT ke-54, Petrokimia Gresik Fokus Transformasi dan Keberlanjutan
2 jam yang lalu
Pemerintah Bakal Bangun...
Pemerintah Bakal Bangun Pusat Finansial di Bali, PP Ditargetkan Rampung Agustus
2 jam yang lalu
RANS Resmi Jadi Perusahaan...
RANS Resmi Jadi Perusahaan Terbuka, Investor Sambut Positif Debut di Bursa
5 jam yang lalu
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp5.000 per Gram, Buyback Jadi Berapa?
7 jam yang lalu
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved