Jokowi Dorong Hilirisasi Produk Riset dan Inovasi Dalam Negeri

Kamis, 06 Februari 2020 - 21:36 WIB
Jokowi Dorong Hilirisasi...
Jokowi Dorong Hilirisasi Produk Riset dan Inovasi Dalam Negeri
A A A
JAKARTA - Joko Widodo (Jokowi) mendorong adanya hilirisasi produk riset dan inovasi dalam negeri. Apalagi sejumlah produk unggulan yang memanfaatkan teknologi terkini ternyata mampu dihasilkan oleh industri dalam negeri.

"Industri nasional kita ternyata telah mampu membuat berbagai produk dengan teknologi unggulan. Semuanya dari dalam negeri di antaranya drone MALE Elang Hitam, ini kolaborasi antara BPPT, BUMN, TNI, dan Kementerian Pertahanan. Kemudian katalis Merah Putih, ini bahan konversi CPO ke bahan bakar nabati yang dikembangkan ITB dan Pertamina yang juga sudah saya lihat," ujarnya di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis (6/2/2020).

Dia mengatakan produksi produk-produk unggulan tersebut tidak bisa berdiri dan berjalan sendiri. Pasalnya pengembangan teknologi tersebut memerlukan dukungan pendanaan riset yang memadai agar dapat menghasilkan produk akhir dengan kualitas unggul.

"Hal ini membutuhkan bukan hanya konsolidasi anggaran riset bersumber dari APBN, tapi juga perlu dorongan pendanaan riset dari BUMN maupun sektor swasta," tuturnya.

Selain itu juga Jokowi menilai diperlukan peta jalan yang jelas mengenai tahapan riset hingga produksi massal. Hal ini untuk mendukung penelitian terhadap produk-produk unggulan yang dapat dihasilkan.

"Hasil riset yang dihasilkan di lembaga-lembaga riset dan universitas harus tersambung dengan dunia industri sehingga bisa diproduksi secara massal dan segera dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat dan dunia usaha," ujarnya.

Maka dari itu Mantan Gubernur DKI Jakarta itu meminta dilakukannya perbaikan besar-besaran dalam ekosistem hilirisasi hasil riset dan inovasi dalam negeri. Dia menegaskan jangan adala lagi hambatan birokrasi terhadap implementasi hasil-hasil riset dan inovasi anak bangsa.

"Begitu pula hambatan investasi dalam pengembangan industri produk-produk teknologi unggulan dalam negeri yang harus dipangkas, dibuka lebar, jangan justru dipersulit," tuturnya.

Jokowi juga menekankan bahwa pengembangan produk sebagai hasil dari riset dan inovasi harus diarahkan agar terintegrasi dengan rantai pasok nasional maupun global. Untuk itu, diperlukan strategi bisnis dalam industri nasional kita yang mampu menghubungkan mulai dari industri hulu sampai industri hilirnya.

"Misalnya tujuh jenis katalis yang saat ini dikembangkan ITB bersama Pertamina harus disambung dengan industri hilirnya seperti oleochemical, industri pupuk, maupun industri pengolahan bahan bakar nabati. Semua harus disambungkan dengan industri hilirnya sehingga produk industri itu menjadi kompetitif," pungkasnya.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Jokowi Tekankan Pentingnya...
Jokowi Tekankan Pentingnya Hilirisasi Industri untuk Pemulihan Ekonomi
Hilirisasi Riset, Keterlibatan...
Hilirisasi Riset, Keterlibatan Pelaku Industri Didorong
Bicara Hilirisasi, Jokowi...
Bicara Hilirisasi, Jokowi Akan Setop Ekspor Bauksit dan Tembaga
Momentum ketika Jokowi...
Momentum ketika Jokowi Bertemu Joko Widodo
Setop Ekspor Bahan Mentah,...
Setop Ekspor Bahan Mentah, Jokowi: Negara-Negara Maju Ngamuk Semua
Pasar Jarum Suntik Rp142...
Pasar Jarum Suntik Rp142 Triliun, Jokowi: Sebentar Lagi Kita Ekspor
Berita Terkini
Jelang Mandatori SAF...
Jelang Mandatori SAF 1% di 2027, Pertamina Patra Niaga Percepat Ekosistem
35 menit yang lalu
Tren Penguatan IHSG...
Tren Penguatan IHSG Lanjut ke 6.346, Transaksi di Awal Sesi Cetak Rp627 Miliar
45 menit yang lalu
AS Gempur Iran 12 Malam...
AS Gempur Iran 12 Malam Beruntun & Houthi Tembak Tanker Saudi, Harga Minyak Dunia Tembus USD96/Barel
1 jam yang lalu
Purbaya Bebaskan Bea...
Purbaya Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Komponen Pesawat Udara
2 jam yang lalu
Indonesia Punya 40%...
Indonesia Punya 40% Cadangan Nikel Dunia, Anehnya Tak Bisa Pimpin Rantai Pasok Baterai Global
2 jam yang lalu
1.500 Pekerja Tekstil...
1.500 Pekerja Tekstil Terancam Kena PHK, Said Iqbal Ungkap Lokasinya
3 jam yang lalu
Infografis
5 Pemain Paling Ikonik...
5 Pemain Paling Ikonik dalam Sejarah Piala Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved