alexametrics

Erick Sayangkan 90% Bahan Baku Obat Masih Impor

loading...
A+ A-
JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir, menyayangkan industri farmasi Indonesia yang sangat menggantung impor untuk bahan baku obat. Erick bahkan menyebut 30% bahan baku obat diimpor dari China dan 60% dari India. Hanya 10% bahan baku berasal dari dalam negeri.

"Tidak hanya bahan baku obat yang mengandalkan impor, begitu pula alat kesehatan," terang Erick di Jakarta, Senin (10/2/2020).

Ketergantungan industri obat dan alat kesehatan terhadap impor ini berdampak akibat wabah virus corona. Hal ini menghambat kerjasama dan kinerja perusahaan farmasi milik BUMN.



Karena itu, ia meminta agar BUMN terus melakukan kerjasama dan sinergi agar bisa menghasilkan kinerja yang baik.

"Kuncinya dalam mengatasi tantangan ini adalah kerjasama tim, transparan, serta akhlak yang baik supaya kondisi BUMN kita tetap kuat," terangnya.
(ven)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak
Top