Kurs Rupiah Menyusut di Akhir Sesi, Yuan China Lebih Rendah Versus USD

Kamis, 13 Februari 2020 - 17:57 WIB
Kurs Rupiah Menyusut...
Kurs Rupiah Menyusut di Akhir Sesi, Yuan China Lebih Rendah Versus USD
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada akhir perdagangan, Kamis (13/2/2020) menyusut usai tertekan sejak sesi siang tadi. Pelemahan mata uang Garuda mengiringi kemerosotan Yuan China di tengah penyebaran wabah virus Corona.

Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah tergelincir pada level Rp13.688/USD di akhir sesi atau melemah dari penutupan sebelumnya Rp13.665/USD. Laju negatif kurs rupiah menjelang akhir pekan bergerak pada kisaran Rp13.654 hingga Rp13.700/USD.

Posisi rupiah melihat data Bloomberg, pada perdagangan spot exchange juga tertekan hingga menyentuh posisi Rp13.694 per USD dari sesi penutupan kemarin yang bertengger di Rp13.674/USD. Rupiah hari ini bergerak di antara Rp13.672-Rp13.706/USD.

Sementara berdasarkan data SINDOnews bersumber dari Limas, rupiah hingga sesi sore terlihat menujukkan penguatan yakni Rp13.688/USD. Raihan tersebut terjadi saat tekanan global masih membayangi pergerakan mata uang Garuda usai kemarin bertengger pada posisi Rp13.690/USD.

Menurut kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah tertahan pada zona merah di posisi Rp13.679 per USD untuk mengakhiri perdagangan dengan lanjutan tren negatif. Posisi ini memperlihatkan rupiah loyo usai kemarin berada di Rp13.659/USD.

Di sisi lain seperti dilansir Reuters, dolar Australia mencoba bangkit usai diperdagangkan lebih rendah 0,3% pada level 0,6716. Sedangkan Yuan China juga mengalami pelemahan mencapai 0,1%.

Sedangkan berdasarkan data CNBC, Indeks dolar AS yang mengkur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya bertengger pada level 98,995 setelah di awal sesi sempat lebih rendah 98,980. Selanjutnya Yen Jepang yang sering dipandang sebagai mata uang Safe Haven pada saat ketidakpastian ekonomi juga sedikit tertekan.

Yen diperdagangkan pada posisi 109,79 per dolar setelah awal yang lebih rendah dari 110,09. Yuan China pada perdagangan offshore juga menyusut saat melawan greenback, dimana dalam sesi terakhir diperdagangkan pada posisi 6,9836 per dolar.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Nilai Tukar Rupiah Melemah
Nilai Tukar Rupiah Melemah
Balik Arah, Rupiah Menguat...
Balik Arah, Rupiah Menguat Tipis ke Rp16.251 Sore Ini
Rupiah Tertekan Meski...
Rupiah Tertekan Meski Indeks Dolar AS Melemah
Nilai Tukar Rupiah Melemah...
Nilai Tukar Rupiah Melemah ke Level Rp15.036
Dollar AS Masih Tidak...
Dollar AS Masih Tidak Berdaya, Rupiah Seharusnya Bisa Menguat
Rupiah Lemas di Awal...
Rupiah Lemas di Awal Sesi, Hanya Naik Tipis ke Rp14.907/USD
Berita Terkini
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
11 menit yang lalu
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
10 jam yang lalu
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
10 jam yang lalu
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
10 jam yang lalu
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
11 jam yang lalu
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
12 jam yang lalu
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved