Stakeholder Pariwisata Bali Sinergi Hadapi Dampak Virus Corona

Jum'at, 14 Februari 2020 - 06:36 WIB
Stakeholder Pariwisata...
Stakeholder Pariwisata Bali Sinergi Hadapi Dampak Virus Corona
A A A
NUSA DUA - Stakeholder pariwisata di Bali akan bersinergi dalam upaya mengatasi penurunan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) sebagai imbas dari penyebaran virus Corona.

Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati mengatakan, Bali merupakan salah satu daerah yang terkena dampak virus corona. Penyebaran virus ini hingga ke berbagai negara mengakibatkan terganggunya mata rantai perekonomian di Bali.

Kunjungan wisman yang didominasi oleh wisatawan asal China dan Australia praktis menurun signifikan, padahal kontribusinya terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Daerah Bali mencapai 70%.

"Dampaknya berbeda di setiap daerah. Di Ubud dan Sanur, dampak penurunannya sekitar 3-5% dan 9-10%. Dampak yang paling besar terjadi di Kuta. Hal ini menyebabkan lesunya aktivitas pariwisata di sejumlah kawasan sehingga beberapa restoran dan hotel mengambil langkah meliburkan pegawainya," kata Tjokorda dalam 'Seminar Kebijakan Pemerintah Dalam Menghadapi Imbas Virus Corona' di Graha Tirta Gangga, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Kamis (13/2/2020),

Menurut Tjokorda, Bali telah menyiapkan strategi untuk meminimalisir angka penurunan wisatawan seperti memaksimalkan pasar wisman dari negara yang tidak terdampak serta memaksimalkan jumlah kunjungan wisatawan nusantara. Strategi tersebut antara lain meminta kepada pemerintah dan maskapai untuk menambah rute penerbangan alternatif seperti dari Vietnam dan India.

Langkah lain yang dapat ditempuh yakni upaya penurunan harga tiket pesawat penerbangan domestik serta dilaksanakannya berbagai upaya pencegahan masuknya Virus Corona dengan melakukan pemasangan Thermo Scanner dan menyiapsiagakan rujukan ke tiga rumah sakit yakni RS Sanglah, RS Sanjiwani Gianyar dan RS Tabanan.

"Pariwisata Bali telah beberapa kali menghadapi hal serupa dan terbukti dapat mengembalikan kondisi krisis menjadi seperti kondisi semula. Maka, diharapkan ancaman Virus Corona hanya terjadi beberapa saat sehingga laju pariwisata setempat tidak lagi lesu. Kami harapkan pelaku bersabar menghadapi situasi ini," sebut Tjokorda.

Ketua Bali Tourism Board (BTB)/Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) Bali, Ida Bagus Agung Partha Adnyana mengatakan telah terjadi 40 ribu pembatalan hotel dengan kerugian mencapai Rp 1 Triliun setiap bulan.

"Yang harus kita lakukan adalah mengisi kekosongan untuk mengisi kesenjangan jangka pendek yang sedang terjadi. Saat ini, kita bisa mengandalkan pasar Singapura dan domestik karena beberapa event pariwisata akan tetap dilaksanakan di Bali," ucapnya.

Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Trisno Nugroho mengimbau agar para pelaku industri pariwisata tidak panik menghadapi situasi tersebut dengan mengubah tantangan menjadi peluang. Data mencatat pertumbuhan perekonomian di Bali pada 2019 mencapai 5,63%.

"Perekonomian Bali masih terbilang sehat meski terjadi penurunan angka kunjungan wisman yang cukup signifikan. Banyak agenda MICE yang dibatalkan di Singapura dan Malaysia. Ini dapat dijadikan sebagai peluang dengan mengupayakan agar agenda tersebut dialihkan ke Bali sebagai daerah yang tidak terdampak penyebaran virus," kata Trisno.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Wishnutama mengatakan di tengah situasi pariwisata yang sedang terdampak wabah virus Corona, diperlukan strategi yang komprehensif. Salah satunya dengan menggencarkan penyelenggaraan wisata meeting, incentive, convention, and exhibition (MICE) yang identik dengan wisatawan berkualitas.

Pada kesempatan tersebut, Menparekraf Wishnutama juga berkesempatan meresmikan Convention Exhibition Bureau (BaliCEB) sebagai wadah yang mengelola para pelaku usaha MICE di Pulau Dewata menjadi lebih terpadu dan terarah.

"Saya juga hadir disini untuk mendapat banyak masukan dari para pelaku industri pariwisata Bali dalam menghadapi tantangan yang terjadi sekarang. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif sangat mengapresiasi kepada Bali Tourism Board/GIPI dan Bali CEB yang telah menjadi mitra yang suportif dan kreatif selama ini," ujar Wishnutama.

Wishnutama mengatakan bahwa pihaknya juga menerima masukan serta berkoordinasi dengan sejumlah Kementerian/Lembaga terkait untuk menyusun langkah penanggulangan dampak virus Corona ini secara menyeluruh. "Semoga bersama kita dapat terus membangun sinergi bersama dan menjadi mitra dalam memajukan pariwisata Indonesia," pungkasnya.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Wishnutama : Penurunan...
Wishnutama : Penurunan Kunjungan Wisman Sesuai Perkiraan
Wishnutama Kawal Penyaluran...
Wishnutama Kawal Penyaluran 5 Skema Bantuan Bagi UMKM Parekraf
Bantu Pelaku Parekraf...
Bantu Pelaku Parekraf Terdampak Corona, Wishnutama Pastikan Program Tepat Sasaran
Sudah Terapkan Protokol...
Sudah Terapkan Protokol Kesehatan, Bali Masih Pikir-pikir Undang Wisman
Wishnutama Yakin Sektor...
Wishnutama Yakin Sektor Pariwisata Bisa Rebound di 2021
Pariwisata Diproyeksi...
Pariwisata Diproyeksi Melonjak di 2021, Kemenparekraf Dorong Kesiapan Industri Pariwisata
Berita Terkini
BI Respons Rupiah Tembus...
BI Respons Rupiah Tembus Rp18.000, Samakan Nasib dengan Tetangga RI
1 jam yang lalu
Pemerintah Pastikan...
Pemerintah Pastikan Harga MinyaKita Naik, Ini Sebabnya
2 jam yang lalu
Pastikan Kelancaran...
Pastikan Kelancaran Pemulangan Jemaah Haji, Garuda Indonesia Intensif Koordinasi dengan Arab Saudi
2 jam yang lalu
DSI Dinilai Bisa Perkuat...
DSI Dinilai Bisa Perkuat Ekspor dan Transparansi Tata Kelola SDA
3 jam yang lalu
IHSG Kebakaran, Rontok...
IHSG 'Kebakaran', Rontok 3,58% ke 5.734 Siang Ini
3 jam yang lalu
Mendorong Standar Baru...
Mendorong Standar Baru Hilirisasi Nikel Berkelanjutan Tengah Tuntutan Global
3 jam yang lalu
Infografis
Virus Hanta Merebak!...
Virus Hanta Merebak! Ini 5 Gejalanya yang Perlu Diwaspadai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved