BI Antisipasi Inflasi Bakal Terpengaruh Wabah Virus Corona

Jum'at, 14 Februari 2020 - 12:14 WIB
BI Antisipasi Inflasi...
BI Antisipasi Inflasi Bakal Terpengaruh Wabah Virus Corona
A A A
JAKARTA - Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Dody Budi Waluyo mengatakan, wabah virus corona akan mempengaruhi target inflasi yang diproyeksikan mencapai kisaran 3% pada tahun ini.

"Faktor menekan inflasi berasal dari global yakni isu masalah virus, apakah harga komoditi global juga naik, itu telah dihitung," kata Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Dody Budi Waluyo di Jakarta, Jumat (14/2/2020).

Selain risiko global, proyeksi inflasi juga sudah mempertimbangkan apabila ada penyesuaian beberapa harga yang diatur oleh pemerintah atau administrative price yang berasal dari risiko domestik. “Ini faktor kendalikan inflasi terutama dari volatile food," terang Dody.

Dia menerangkan, dengan kisaran proyeksi inflasi 2020 itu sehingga posisi kebijakan moneter BI masih akomodatif. "Tentunya di sini, stance kebijakan itu tidak saja dilihat dari inflasi tapi bagaimana konteks eksternal nilai tukar rupiah. Dua faktor ini menjadi faktor, seandainya kami melakukan penyesuaian kebijakan suku bunga," jelasnya.

Sementara berdasarkan target inflasi harga pangan di kisaran 4% plus minus 1% di sepanjang 2020, terdapat beberapa langkah strategis yang akan dilakukan oleh pemerintah dan BI untuk menjaga inflasi. Pertama menjaga inflasi volatile food dengan fokus menurunkan disparitas harga antar waktu dan antar wilayah.

Selain itu, dengan menjaga ketersediaan pasokan dan kelancaran distribusi, terutama menjelang hari besar keagamaan nasional. Juga memperkuat kelembagaan pertanian, disertai peningkatan kapasitas, pembiayaan, dan pengembangan ekosistem pertanian digital. Strategi lainnya melalui peningkatan efektivitas program-program perlindungan sosial dan penyaluran subsidi tepat sasaran. Hal ini untuk menjaga daya beli masyarakat tetap terjaga.

Selain itu, dilakukan juga strategi memperkuat sinergi komunikasi untuk mendukung pengelolaan ekspektasi masyarakat. Serta dilakukan penguatan koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Terima Data Inflasi...
Terima Data Inflasi 2,84% dan Pertumbuhan Ekonomi 5,11%, Jokowi: Segar kalau Seperti Ini
Inflasi Bulan Maret...
Inflasi Bulan Maret 2025 Mencapai 1,65 Persen
Badan Pusat Statistik...
Badan Pusat Statistik : Inflasi 2021 Capai 1,87 Persen
Inflasi Mei Diperkirakan...
Inflasi Mei Diperkirakan Mencapai 0,31 Persen
Prediksi Inflasi September...
Prediksi Inflasi September 2022 Efek Kenaikan Harga BBM
Angka Inflasi Jawa Barat...
Angka Inflasi Jawa Barat Tertinggi
Berita Terkini
Dukung Industri Kreatif,...
Dukung Industri Kreatif, Joshua Khubani Siapkan Investasi USD100 Juta
3 jam yang lalu
Jelajahi 197 Negara,...
Jelajahi 197 Negara, Peneliti Temukan Kesederhanaan Jadi Kunci Kebahagiaan
3 jam yang lalu
Pasar Keuangan Ambruk...
Pasar Keuangan Ambruk Lebih Dalam, Rupiah Diramal Tembus Rp19.000 Akhir Bulan Ini
3 jam yang lalu
BRIN Apresiasi Program...
BRIN Apresiasi Program Konservasi Astra Agro Dukung Target Biodiversitas
4 jam yang lalu
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Mager di Rp2,73 Juta per Gram, Berikut Rinciannya
4 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Program CID
5 jam yang lalu
Infografis
Antisipasi NATO, Putin...
Antisipasi NATO, Putin Panggil 160.000 Pemuda untuk Wajib Militer
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved