ExxonMobil Kaji Potensi Migas di Wilayah Terbuka RI

Senin, 17 Februari 2020 - 21:57 WIB
ExxonMobil Kaji Potensi...
ExxonMobil Kaji Potensi Migas di Wilayah Terbuka RI
A A A
JAKARTA - ExxonMobil berkomitmen melakukan eksplorasi terhadap potensi minyak dan gas bumi (migas) di wilayah terbuka di Indonesia. Saat ini, perusahaan minyak dan gas bumi asal Amerika Serikat (AS) tersebut masih melakukan kajian data untuk menentukan area yang berpotensi dilakukan eksplorasi.

“Kita masih melakukan kajian potensi yang ada di Indonesia. Ini merupakan komitmen kami untuk melihat potensi yang bisa kita gali,” ujar Vice President Public and Government Affairs, ExxonMobil Indonesia Azi Alam di Hotel Luwansa, Jakarta, Senin (17/2/2020).

Menurut dia, kajian secara intensif terus dilakukan bersama Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Migas (SKK Migas). Pihaknya bersama SKK Migas secara berkala telah melakukan evaluasi data potensi melalui Integrated Operation Center (IOC) di SKK Migas. “Kajian dilakukan bersama dengan SKK Migas. Langkahnya kami berkunjung ke Café GGR, SKK Migas,” kata dia.

Dia menjelaskan bahwa untuk melakukan ekplorasi di area terbuka membutuhkan waktu untuk memetakan wilayah mana saja yang berpotensi memiliki cadangan sehingga layak untuk dilakukan eksplorasi.

Sebab itu, kata dia, sebelum dilakukan eksplorasi perlu mengumpulkan berbagai data supaya kegiatan investasi melakukan eksplorasi dapat menuai hasil. “Jadi saat ini kita pelajari dulu mana yang menarik. Untuk memulai kegiatan eksplorasi tergantung data dan hasil evaluasi,” kata dia.

Hal senada juga dikatakan oleh Deputi Operasi SKK Migas Julius Wiratno. Pihaknya menyatakan bahwa rencana kegiatan eksplorasi di area terbuka oleh ExxonMobil masih dalam tahap kajian.

Sementara ada sejumlah Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) yang telah memulai studi bersama (joint study) untuk melakukan pencarian cadangan migas baru. “Eksplorasi masih dalam tahap perencanaan, belum eksekusi. Baru ada beberapa joint study,” kata dia.

Sebagai informasi, Indonesia memiliki total 128 basin di mana 24 basin belum tersentuh. SKK Migas sebelumnya telah memetakan sepuluh area potensial giant discovery.

Dari sepuluh area tersebut diantaranya Sumatera Selatan, Sumatera Utara, Sumatera Tengah, Tarakan Offshore, North East Java-Makassar Strait, Kutai Offshore, Buton Offshore, Northern Papua, Bird Body Papua, dan Warim Papua.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Investasi Hulu Migas...
Investasi Hulu Migas Sepanjang 2021 Merayap Capai Rp152 Triliun
Perkuat Peran SKK Migas...
Perkuat Peran SKK Migas Melalui Realisasi RUU Migas
Investasi Hulu Migas...
Investasi Hulu Migas Seret, Baru Capai Rp85 Triliun di Semester I 2023
Siapa Bilang Ambles?...
Siapa Bilang Ambles? Ini Sumbangsih Industri Hulu Migas untuk Ketahanan Energi Nasional
Tepis Anggapan Investasi...
Tepis Anggapan Investasi Migas Tak Lagi Menarik, SKK Migas Tunjukkan Bukti
Pacu Produktivitas Industri...
Pacu Produktivitas Industri Hulu Migas, SKK Migas Berikan 18 Penghargaan
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
5 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
6 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
6 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
6 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
7 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
7 jam yang lalu
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved