Sri Mulyani Akui Tren Defisit BPJS Selalu Naik

Selasa, 18 Februari 2020 - 14:17 WIB
Sri Mulyani Akui Tren...
Sri Mulyani Akui Tren Defisit BPJS Selalu Naik
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan kenaikan iuran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan sangat penting. Hal ini dilakukan untuk keberlangsungan BPJS Kesehatan agar tidak defisit dan bisa melayani masyarakat di bidang kesehatan.

Adapun tren defisit ini diakuinya sejak tahun 2014 saat program dijalankan selalu mengalami defisit. Bahkan setiap tahunnya, defisit dari BPJS Kesehatan terus mengalami tren yang naik.

"Sebelum kenaikan ini, sejak dilaksanakan di 2014, BPJS terus mengalami defisit dengan tren yang makin besar. Dan ini kita akui semua karena ini sudah fakta," ujar Sri Mulyani di Komplek DPR, Jakarta, Selasa (18/2/2020).

Dia melanjutkan pada 2014 defisit dari BPJS Kesehatan mencapai Rp9 triliun sebelum akhirnya disuntik oleh pemerintah sebesar Rp5 triliun. Lalu pada 2016, sebenarnya defisit dari BPJS Kesehatan membaik karena hanya Rp6 triliun saja.

"Tahun 2014 defisitnya Rp9 triliun kemudian disuntik oleh pemerintah Rp5 triliun. Tahun 2016 defisitnya agak turun Rp6 triliun pemerintah suntik Rp6 triliun," jelasnya.

Dia pun merinci pada 2017, defisit dari BPJS Kesehatan kembali naik lagi menjadi Rp13 triliun. Selanjutnya pada 2018 juga mengalami kenaikan kembali menjadi Rp19 triliun. "Tahun 2019 BPJS menuliskan surat kepada kami kalau estimasi defisitnya mencapai Rp32 triliun," jelasnya.

Menurut Sri Mulyani, meningkatnya defisit setiap tahun dikarenakan kesadaran bayar peserta BPJS Kesehatan masih rendah. Padahal seharusnya, dalam Undang-undang jika ada tagihan maka harus dibayarkan maksimal 15 hari.

"Kita boleh mengatakan kepada semua masyarakat bisa masuk ke RS tapi nyatanya, sistem BPJS kita tidak mampu memenuhi kewajibannya yaitu dari sisi pembayaran. Dalam UU kalau ada tagihan maksimal 15 hari BPJS harusnya membayar," jelasnya.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Bayar Iuran BPJamsostek...
Bayar Iuran BPJamsostek Bakal Ditunda Pemerintah, BPJS Kesehatan Ntar Dulu
Keuangan Sehat, Kunci...
Keuangan Sehat, Kunci Hadirkan Layanan Kesehatan yang Hebat
Menkes Budi Gunadi Pastikan...
Menkes Budi Gunadi Pastikan Iuran BPJS Kesehatan Tidak Naik di Tahun 2025
Sri Mulyani: Kesehatan...
Sri Mulyani: Kesehatan dan Ekonomi Harus Berjalan Bersama
Sri Mulyani Umumkan...
Sri Mulyani Umumkan APBN Alami Defisit Rp35 Triliun
Lomba Protokol Kesehatan...
Lomba Protokol Kesehatan demi Membobol Kemacetan Ekonomi
Berita Terkini
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
5 menit yang lalu
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
55 menit yang lalu
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
1 jam yang lalu
Heboh Sell Indonesia...
Heboh 'Sell Indonesia' saat Rupiah-IHSG Terpuruk, Muncul Sosok Lama Bikin Kepercayaan Runtuh
1 jam yang lalu
Raih Predikat Tertinggi...
Raih Predikat Tertinggi IRCA Dua Kali Berturut-turut, GDPS Tegaskan Budaya Kepatuhan
2 jam yang lalu
Acaraki Jamu Festival...
Acaraki Jamu Festival 2026 Dorong Jamu Jadi Penggerak Ekonomi Nasional
3 jam yang lalu
Infografis
Transaksi Rp349 T, Sri...
Transaksi Rp349 T, Sri Mulyani Tegaskan: Tak Ada Perbedaan Data
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved