Penyaluran Kredit BCA Tembus Rp603,7 Triliun

Kamis, 20 Februari 2020 - 23:08 WIB
Penyaluran Kredit BCA...
Penyaluran Kredit BCA Tembus Rp603,7 Triliun
A A A
JAKARTA - PT Bank Central Asia Tbk dan entitas anak berhasil membukukan laba bersih setelah pajak menjadi Rp28,6 triliun atau naik 10,5%. Adapun penyaluran kredit meningkat 9,5% menjadi Rp603,7 triliun.

Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja mengatakan, pertumbuhan kredit terutama didukung oleh segmen bisnis, termasuk kredit korporasi yang tumbuh 11,1% menjadi Rp236,9 triliun. Ditambah ada peningkatan kredit komersial & SME sebesar 12,0% menjadi Rp202,9 triliun pada Desember 2019.

"Sementara itu, kredit konsumer tumbuh 4,3% menjadi Rp158,3 triliun, di mana segmen KPR tumbuh 6,5% menjadi Rp93,7 triliun, KKB turun 1,1% menjadi Rp47,6 triliun, dan outstanding kartu kredit tumbuh 9,4% menjadi Rp14,1 triliun," kata Jahja saat konferensi pers di Jakarta, Kamis (20/2/2020).

Pada periode yang sama, pembiayaan Syariah tumbuh 15,2% menjadi Rp5,6 triliun. Pertumbuhan kredit BCA yang berkelanjutan dapat tercapai berkat kualitas kredit yang terjaga melalui penerapan prinsip kehati-hatian secara konsisten.

Rasio kredit bermasalah atau Non Performing Loan (NPL) tercatat pada level 1,3% pada Desember 2019, dibandingkan 1,4% pada tahun sebelumnya. "Kami berkomitmen untuk terus melakukan investasi jaringan dan menciptakan inovasi digital untuk memenuhi kebutuhan nasabah yang terus berkembang," paparnya.

Dengan upaya-upaya tersebut, BCA dapat mencapai pertumbuhan dana inti rasio dana murah (CASA) yang lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya, yaitu sebesar 9,9%, menjadi Rp532,0 triliun dan berkontribusi sebesar 75,5% dari total dana pihak ketiga (DPK) pada Desember 2019. Adapun jumlah rekening dana pihak ketiga juga menunjukan tren peningkatan, sebesar 14,2% dan hampir mencapai 22 juta rekening pada akhir 2019 melalui layanan pembukaan rekening online maupun di cabang.

Sementara itu, deposito mengalami pertumbuhan 14,4%, mencapai Rp172,8 triliun. Pada akhir tahun, total dana pihak ketiga tumbuh sebesar 11,0% menjadi Rp704,8 triliun.

Direktur BCA Vera Eve Lim menambahkan, peningkatan beban operasional juga diimbangi oleh pertumbuhan pendapatan operasional. Di sisi pendapatan, BCA membukukan pertumbuhan pendapatan operasional sebesar 13,6% menjadi Rp71,6 triliun.

Hal tersebut didukung oleh kenaikan pendapatan bunga bersih sebesar 12,1% menjadi Rp50,8 triliun dan pertumbuhan pendapatan operasional lainnya sebesar 17,5% menjadi Rp20,8 triliun. Sedangkan di sisi biaya, beban operasional meningkat 11,2% menjadi Rp30,7 triliun, sehingga rasio cost to income (CIR) terkelola dengan baik dan tercatat sebesar 43,7%.

Adapun rasio kecukupan modal (CAR) dan rasio kredit terhadap dana pihak ketiga (LDR) tercatat pada level yang sehat masing-masing sebesar 23,8% dan 80,5%. Rasio pengembalian terhadap aset (ROA) tercatat sebesar 4,0% sementara rasio pengembalian terhadap ekuitas (ROE) sebesar 18,0%.

Pada tahun 2019, sambung Vera, BCA telah menyelesaikan akusisi Bank Royal. Aksi korporasi tersebut sejalan dengan program konsolidasi perbankan nasional. BCA juga telah mengakuisisi saham PT Bank Rabobank International Indonesia (Rabobank Indonesia) dari Grup Rabobank.

Transaksi ini mengikuti rencana Grup Rabobank untuk menghentikan operasional di Indonesia sejalan dengan perubahan pada strategi global grup. Akuisisi ini ditandai dengan penandatangan perjanjian jual beli bersyarat (Conditional Sale and Purchase Agreement atau CSPA) antara kedua pihak pada 11 Desember 2019 lalu, yang tunduk pada persetujuan OJK.

Memasuki tahun 2020, BCA tetap optimistis terhadap potensi ekonomi Indonesia dan soliditas sektor perbankan nasional. “Kami akan mengkaji berbagai peluang bisnis dengan tetap menerapkan prinsip kehati-hatian di tahun 2020. BCA akan kembali berinvestasi dalam memperkuat kapabilitas di bidang teknologi digital untuk terus meningkatkan keunggulan kompetitifnya," pungkasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Nasabah Kartu Kredit...
Nasabah Kartu Kredit BCA Diimbau Segera Aktivasi PIN, Ini Caranya
BCA Bidik Pertumbuhan...
BCA Bidik Pertumbuhan Penyaluran Kredit Hingga 6% di 2021
Hebat! Diadang Pandemi,...
Hebat! Diadang Pandemi, Penyaluran Kredit BCA Cuma Turun Tipis
Restrukturisasi Kredit...
Restrukturisasi Kredit BCA Capai Rp82,6 Triliun
Nah Ketahuan! UMKM Ternyata...
Nah Ketahuan! UMKM Ternyata Lebih Suka Utang di Bank Syariah
Bank Royal Ganti Nama...
Bank Royal Ganti Nama Jadi Bank Digital BCA
Berita Terkini
Kawal Transformasi Terintegrasi...
Kawal Transformasi Terintegrasi untuk Perkuat Bio Farma Group
2 jam yang lalu
Pasar Potensial Industri...
Pasar Potensial Industri Pembiayaan, Chailease Finance Dukung Pertumbuhan UKM Bandung
2 jam yang lalu
BPDP Dukung Jakarta...
BPDP Dukung Jakarta Fiscal Forum 2026, Perkuat Kolaborasi untuk Pembangunan Berkelanjutan
3 jam yang lalu
Pertamina Siap Turunkan...
Pertamina Siap Turunkan Harga BBM secara Bertahap Mulai Awal Juli
3 jam yang lalu
Bukan Utang, Purbaya...
Bukan Utang, Purbaya Tegaskan Pendanaan AIIB Rp303 Triliun Murni Investasi
4 jam yang lalu
Rumah BUMN SIG di Rembang...
Rumah BUMN SIG di Rembang Catat Transaksi Rp6,9 Miliar
4 jam yang lalu
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved