Indef Sebut Pemangkasan Suku Bunga BI Akan Tingkatkan Stimulus Ekonomi

Kamis, 20 Februari 2020 - 23:43 WIB
Indef Sebut Pemangkasan...
Indef Sebut Pemangkasan Suku Bunga BI Akan Tingkatkan Stimulus Ekonomi
A A A
JAKARTA - Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Bhima Yudisthira, menyambut baik langkah Bank Indonesia menurunkan suku bunga acuan 25 bps menjadi 4,75%, karena dapat menggairahkan sektor ekonomi dan perbankan.

"Betul (keputusan penurunan suku bunga), ini sudah sesuai perkiraan. Langkah BI ini cukup baik untuk menstimulus ekonomi, tapi perlu dilengkapi dengan upaya koordinasi kebijakan fiskal moneter yang lebih solid," terang Bhima saat dihubungi SINDOnews di Jakarta, Kamis (20/2/2020).

Lebih lanjut dia mengatakan kebijakan penurunan suku bunga ini bakal menggairahkan perbankan. Adapun kinerja perbankan akan meningkat dalam mengantisipasi gejolak ekonomi global. "Harapannya seperti itu dalam meningkatkan kinerja perbankan," tukasnya.

Pada Kamis siang ini, Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia memutuskan memangkas suku bunga acuan BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) 25 basis point (bps) menjadi level 4,75%. Selain itu, menurunkan suku bunga Deposit Facility menjadi 4% dan suku bunga Lending Facility 5,5%.

Gubernur BI Perry Warjiyo menjelaskan keputusan bank sentral menurunkan suku bunga dikarenakan sejalan dengan kondisi global. "BI akan terus menjaga momentum untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di tengah ketidakpastian pasar keuangan global," katanya.

Perry menambahkan, strategi operasi moneter terus ditujukan untuk menjaga kecukupan likuiditas, khususnya di pergantian tahun, dan mendukung transmisi bauran kebijakan yang akomodatif.

Ke depan, Bank Indonesia (BI) akan mencermati perkembangan ekonomi global dan domestik dalam memanfaatkan ruang bauran kebijakan yang akomodatif untuk menjaga tetap terkendalinya inflasi dan stabilitas eksternal.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ekonom: BI Berpeluang...
Ekonom: BI Berpeluang Lanjutkan Pemangkasan BI Rate hingga 5,50% Akhir 2024
BI Kembali Tahan Suku...
BI Kembali Tahan Suku Bunga Acuan November di Level 4,75%
BI Kembali Pertahankan...
BI Kembali Pertahankan Suku Bunga Acuan Maret 2026 di Level 4,75 Persen
Membaca Peluang Tipis...
Membaca Peluang Tipis Penurunan Suku Bunga Acuan BI Jelang Tutup Tahun 2025
Tok! BI Turunkan Suku...
Tok! BI Turunkan Suku Bunga Acuan ke Level 5,75 Persen
Suku Bunga Acuan Kembali...
Suku Bunga Acuan Kembali Ditahan 6%, Begini Penjelasan BI
Berita Terkini
Tarif Listrik Tidak...
Tarif Listrik Tidak Naik hingga September 2026, Dirut PLN Bicara soal Pasokan
32 menit yang lalu
Cadangan Energi AS Ternyata...
Cadangan Energi AS Ternyata Keropos: Stok Minyak Dikuras Habis, Stok Terendah Sejak 1983!
4 jam yang lalu
Sistem Payment Gateway...
Sistem Payment Gateway Revolusioner untuk UMKM & Startup Dirilis, Jaminan Uptime 99,95%
12 jam yang lalu
Liburan Sekolah Penuh...
Liburan Sekolah Penuh Aktivitas Seru, Edukatif, dan Bermakna Bersama Paramount Gading Serpong
12 jam yang lalu
Perang Iran Picu Guncangan...
Perang Iran Picu Guncangan Pasokan Minyak Terbesar Sepanjang Sejarah, Lampaui Krisis 1979
13 jam yang lalu
Pertamina Jamin Stok...
Pertamina Jamin Stok LPG di Surabaya Aman
13 jam yang lalu
Infografis
15 Jurusan UI yang Sepi...
15 Jurusan UI yang Sepi Peminat, Referensi Tingkatkan Peluang Lolos SNBP 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved