Ada Potensi 2 Juta Wisman China Hilang, Menko Luhut: Tak Usah Diributkan

Jum'at, 21 Februari 2020 - 09:03 WIB
Ada Potensi 2 Juta Wisman...
Ada Potensi 2 Juta Wisman China Hilang, Menko Luhut: Tak Usah Diributkan
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan mengatakan, kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) asal China ke Indonesia bakal berkurang. Hal ini akibat dampak virus corona atau covid-19 yang merebak di China serta menyebar ke seluruh dunia.

Menurut Luhut, terdapat 2 juta turis China yang berkunjung ke Indonesia per tahun. Angka tersebut menurutnya berpotensi lenyap. Namun, Luhut menegaskan tidak usah meributkan potensi hilangnya 2 juta turis China tersebut.

"Turis China ke dunia itu 173 juta, kita hanya 2 juta, jadi sangat kecil. Turis China ke Singapura 6 juta, turis China ke Jepang 6 juta dan seterusnya. Indonesia itu 2 juta saja sudah pada ribut," ujar Luhut, di Jakarta, Jumat (21/2/2020).

Namun Luhut mengakui, 2 juta wisatawan china itu memang memberikan kontribusi kepada perdagangan, bahkan ke lapangan kerja. "Pengaruh ekonomi China kepada dunia sekarang sudah 18%. Waktu SARS terjadi pada tahun 2003 itu hanya 4%. Jadi lebih 4 kali, hampir 5 kali lebih besar skala ekonomi China hari ini dari pada tahun 2003," katanya.

Dia menambahkan, produk tekstil dan alas kaki di Indonesia juga bisa terkena dampak wabah corona. Lantaran, bahan-bahan dari industri tersebut banyak juga yang diimpor dari China. "Puncaknya, industri ini bisa jadi tidak berproduksi lagi jika tak dapat pasokan bahan baku," ujarnya.

Luhut menambahkan, dampak corona bisa lebih besar ketimbang wabah SARS pada 2003 lalu mengingat kontribusi ekonomi China yang kini 4-5 kali lebih besar. "Jadi ini memang punya dampak besar ke kita, mungkin dalam dua bulan ke depan kalau kita tidak hati-hati menata itu, akan berpengaruh ke ekonomi dalam negeri kita," tandasnya.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Luhut Kaji Rencana Hapus...
Luhut Kaji Rencana Hapus Karantina Bagi Wisman ke Bali
PPLN dan Wisman ke Bali...
PPLN dan Wisman ke Bali Bebas Karantina per 14 Maret, Simak Syaratnya
Selamat Datang di Bali!...
Selamat Datang di Bali! Wisman Diwacanakan Bebas Karantina per 1 April
PPKM Darurat Jawa-Bali,...
PPKM Darurat Jawa-Bali, Pulau Dewata Batal Dibuka untuk Wisman
Luhut Umumkan Bali dan...
Luhut Umumkan Bali dan Kepri Buka Pintu untuk Turis dari 19 Negara
Luhut Minta Pekerja...
Luhut Minta Pekerja Asal China Tidak Dipandang Negatif
Berita Terkini
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung Literasi Pasar Modal melalui Seminar Nasional 'Lo Kheng Hong Investment Philosophy'
16 menit yang lalu
Bidik Pasar Renovasi...
Bidik Pasar Renovasi Rumah, SIG Perluas Jangkauan Beton Siap Pakai di Perkotaan
55 menit yang lalu
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, Harga Minyak Global Kembali Melonjak
1 jam yang lalu
Menkeu Purbaya di Nankai...
Menkeu Purbaya di Nankai University: Mesin Ekonomi Indonesia Melaju Kencang, Fiskal Sehat dan Tangguh
1 jam yang lalu
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Dibuka, Kilang-kilang Asia Ogah Ikut Demam Minyak Teluk
3 jam yang lalu
Trump Klaim Kesepakatan...
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Selamatkan Dunia dari Bencana Ekonomi
12 jam yang lalu
Infografis
Respons Kemlu Soal Relokasi...
Respons Kemlu Soal Relokasi 2 Juta Warga Gaza ke Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved