Tekapar 127 Poin, Rupiah Menjadi Mata Uang Paling Lemah di Asia

Senin, 24 Februari 2020 - 10:32 WIB
Tekapar 127 Poin, Rupiah...
Tekapar 127 Poin, Rupiah Menjadi Mata Uang Paling Lemah di Asia
A A A
JAKARTA - Penyebaran wabah virus corona terus menekan mata uang emerging market, termasuk rupiah. Pasar spot Bloomberg mencatat rupiah pada Senin (24/2/2020) pukul 10.17 WIB, tekapar 127 poin atau 0,93% ke level Rp13.887 per dolar Amerika Serikat alias USD.

Awal perdagangan, rupiah dibuka melemah 17 poin ke level Rp13.777 per USD dibanding penutupan Jumat pekan lalu di Rp13.760 per USD. Sepanjang Senin ini, rupiah bergerak melemah di Rp13.777-Rp13.887 per USD.

Rupiah pun menjadi mata uang yang bergerak paling lemah di Asia pada Senin ini. Disusul won Korea Selatan dan ringgit Malaysia yang masing-masing jatuh 0,72%, baht Thailand merugi 0,48%, rupee India melemah 0,32%, dolar Singapura turun 0,24%, peso Filipina berkurang 0,21%, dolar Taiwan rugi 0,18%, dan yuan China tergelincir 0,07%.

Sementara itu, kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia, mematok kurs tengah rupiah pada Senin ini di Rp13.863 per USD, melemah 86 poin dibanding posisi Rp13.777 per USD pada Jumat pekan lalu.

Penyebaran virus corona (Covid-19) masih menjadi momok bagi mata uang negara-negara berkembang, yang terus menjadi perhatian investor. "Berita Covid-19 tetap menjadi perhatian utama para investor dengan lonjakan kasus di luar China, seperti korban di Korea Selatan, Timur Tengah, dan Italia," tulis Rodrigo Catril, analis valuta asing senior di National Australia Bank, dalam sebuah catatan kepada CNBC, Senin (24/2/2020).

Alhasil investor pun memilih aset safe haven seperti yen Jepang, obligasi pemerintah AS, dan emas. Harga emas pada Senin ini telah melonjak 1,3% menjadi USD1.640,50 per troy ounce, level tertinggi sejak 14 Februari 2013 yang ketika itu berada di USD1.635,98 per troy ounce.

Sementara itu, indeks dolar AS yang mengukur kinerja greenback terhadap enam mata uang utama berada di level 99,504, lebih rendah dibanding akhir pekan lalu di 99,9. Yen Jepang diperdagangkan di 111,53 per USD, melemah dibandingkan sesi pekan lalu di posisi 110,4.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Pulang Merosot...
Rupiah Pulang Merosot ke Rp14.133 per USD
Rupiah Diprediksi Melanjutkan...
Rupiah Diprediksi Melanjutkan Penguatan
Rupiah Berpotensi Berbalik...
Rupiah Berpotensi Berbalik Menguat
Rupiah Diprediksi Kembali...
Rupiah Diprediksi Kembali Menguat
Hari Ini, Rupiah Diprediksi...
Hari Ini, Rupiah Diprediksi Kembali Menguat
Rupiah Melemah 60 Poin...
Rupiah Melemah 60 Poin ke Rp15.455 per USD
Berita Terkini
Nasib Belang Gurita...
Nasib Belang Gurita Bisnis Arab di Tengah Perang: Ada yang Boncos hingga Mendadak Kaya
18 menit yang lalu
Masa Transisi ke B50...
Masa Transisi ke B50 Berlangsung hingga September, Penyaluran Dilakukan Bertahap
1 jam yang lalu
Selat Hormuz Dikunci...
Selat Hormuz Dikunci Rapat Iran, Jalur Minyak Terpenting Dunia Kembali Mandek
3 jam yang lalu
Bendungan Sidan dan...
Bendungan Sidan dan Keureuto Diresmikan, Brantas Abipraya Perkuat Ketahanan Air dan Pangan
13 jam yang lalu
Listrik Padam Berhari-hari,...
Listrik Padam Berhari-hari, Becak Tenaga Surya Jadi Penyelamat dari Krisis Energi
13 jam yang lalu
Next Step Bangun Jembatan...
Next Step Bangun Jembatan Dagang UMKM Indonesia ke China
14 jam yang lalu
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved