Garuda Pastikan Penerbangan Umrah ke Arab Sudah Ditutup
Kamis, 27 Februari 2020 - 16:40 WIB
Garuda Pastikan Penerbangan Umrah ke Arab Sudah Ditutup
A
A
A
JAKARTA - PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk memastikan sudah tidak bisa melayani penerbangan ke Arab Saudi. Hal ini seiring kebijakan Arab menangguhkan kunjungan umrah bagi jamaah Indonesia, akibat kekhawatiran akan penyebaran virus corona.
Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk Irfan Setiaputra mengatakan, jamaah asal Indonesia yang akan berangkat siang hari tadi sudah tak diterima di Arab Saudi.
"Umrah ini agak menarik. Beberapa sudah berangkat, GA 860 tetap berangkat dengan isi. Tapi saya barusan maaf dapat info, ditolak berangkat. Jadi sudah antre di check in counter tapi dinyatakan enggak boleh berangkat," ujar Irfan di Jakarta, Kamis (27/2/2020).
Dia pun melanjutkan agar masalah ini harus segera ditangani. Pasalnya banyak jemaah yang terlantar akibat tidak bisa terbang ke Arab Saudi. "Ini perlu disikapi bersama, tolong anda rasakan kegetiran orang yang mau berangkat tapi gagal. Getir. Buat yang sering umrah ya sudah pergi saja ke Belanda. Tapi buat mereka yang baru umrah, sudah di airport, ini pukulan berat," ujarnya.
(BacaJuga: Garuda Tegaskan Siap Pulangkan Jamaah Umrah di Jeddah)
Dia pun menambahkan saat ini masih melobi pihak Arab Saudi agar jamaah tetap bisa diberangkatkan. Sayangnya negoisasi ini belum membuahkan hasil.
"Beberapa teman sedang melobi dan kementerian sudah hubungi dubes Arab Saudi. Tapi kelihatanya ini cukup membingungkan, pengumuman pagi hari tapi langsung efektif berlaku," jelasnya.
Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk Irfan Setiaputra mengatakan, jamaah asal Indonesia yang akan berangkat siang hari tadi sudah tak diterima di Arab Saudi.
"Umrah ini agak menarik. Beberapa sudah berangkat, GA 860 tetap berangkat dengan isi. Tapi saya barusan maaf dapat info, ditolak berangkat. Jadi sudah antre di check in counter tapi dinyatakan enggak boleh berangkat," ujar Irfan di Jakarta, Kamis (27/2/2020).
Dia pun melanjutkan agar masalah ini harus segera ditangani. Pasalnya banyak jemaah yang terlantar akibat tidak bisa terbang ke Arab Saudi. "Ini perlu disikapi bersama, tolong anda rasakan kegetiran orang yang mau berangkat tapi gagal. Getir. Buat yang sering umrah ya sudah pergi saja ke Belanda. Tapi buat mereka yang baru umrah, sudah di airport, ini pukulan berat," ujarnya.
(BacaJuga: Garuda Tegaskan Siap Pulangkan Jamaah Umrah di Jeddah)
Dia pun menambahkan saat ini masih melobi pihak Arab Saudi agar jamaah tetap bisa diberangkatkan. Sayangnya negoisasi ini belum membuahkan hasil.
"Beberapa teman sedang melobi dan kementerian sudah hubungi dubes Arab Saudi. Tapi kelihatanya ini cukup membingungkan, pengumuman pagi hari tapi langsung efektif berlaku," jelasnya.
(fjo)
Lihat Juga :