Terbongkar Banyak Kasus Serupa dengan Jiwasraya

Kamis, 27 Februari 2020 - 17:29 WIB
Terbongkar Banyak Kasus...
Terbongkar Banyak Kasus Serupa dengan Jiwasraya
A A A
JAKARTA - Dewan Asuransi Indonesia (DAI) membongkar, bahwa banyak kasus serupa telah terjadi seperti yang sedang dialami PT Asuransi Jiwasraya. Diterangkan mulai dari kategori sistemik seperti kasus gagal bayar Jiwasraya, Bumiputera, Bakrie Life, hingga yang bersifat non sistemik seperti kelalaian atau salah kelola banyak juga dialami oleh beberapa perusahaan asuransi dalam pembayaran klaim.

Ketua Umum Dewan Asuransi Indonesia (DAI) Dadang Sukresna menyebut, bahwa permasalahan asuransi yang muncul ke publik hanyalah kasus Jiwasraya, Bumiputera, dan Bakrie Life. Namun sesungguhnya banyak perusahaan asuransi mengalami hal yang sama walau dengan skala dan dampak yang masih bisa dikendalikan sehingga tidak menjadi kasus besar.

"Pada kebanyakan kasus gagal bayar klaim asuransi ini, ada banyak faktor yang menyebabkan. Namun yang perlu menjadi perhatian bersama saat ini adalah tentang kegagalan dalam penciptaan produk asuransi dan kegagalan dalam pengelolaan investasi," ujar Dadang dalam Sarasehan Industri Asuransi di Grand Ballroom Hotel JS Luwansa Jakarta, Kamis (27/2/2020).

Sambung dia menerangkan, bahwa hal tersebut bermula dari lemahnya penerapan Risk Governance and Compliance. Masalah-masalah tersebut menurutnya lama kelamaan akan menggerus kepercayaan yang pada akhirnya berakumulasi menjadi krisis kepercayaan kepada industri asuransi nasional.

"Industri asuransi yang pada dasarnya sebagai industri yang mengandalkan kepercayaan (trust), seringkali terjebak dengan tuntutan-tuntutan jangka pendek sehingga pada akhirnya memunculkan praktek-praktek windows dressing serta menciptakan produk-produk yang cepat laku dan atraktif," ungkap Dadang.

Lebih lanjut ungkapnya, tindakan ini dilakukan dengan kalkulasi aktuaria yang tidak tepat serta memilih instrumen investasi yang high risk walau memberikan high return. Hingga pada akhirnya membuat laporan keuangan dalam hal perhitungan cadangan teknik atau pencatatan nilai investasi yang tidak sesungguhnya.

"Dalam penciptaan produk, sangat penting perhitungan aktuaria dimana termasuk didalamnya perhitungan cadangan teknik asuransi, dan tidak kalah penting adalah instrumen investasi yang berpotensi menyebabkan banyak kasus di perusahaan asuransi," jelasnya.

Dengan gelaran Sarasehan ini, Dadang berharap agar para pelaku industri melakukan introspeksi dan melakukan perbaikan tata kelola dan kepatuhan. "Saya juga berharap kepada para pelaku industri asuransi nasional untuk mengurangi praktik windows dressing dan mengurangi bisnis jangka pendek," ucapnya.

Kemudian, ia juga menyarankan untuk mengaktifkan fungsi dewan komisaris dengan komisaris independen sebagai pengawas perusahaan dan dilengkapi direksi dengan direktur kepatuhan untuk memperkuat fungsi pengawasan. "Dalam industri ini, kita harus menciptakan persaingan yang sehat dengan fokus kepada aspek jasa pelayanan dengan cepat, tepat dan efisien," tutup Dadang.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
OJK Harus Tingkatkan...
OJK Harus Tingkatkan Regulasi untuk Menangani Kasus Gagal Bayar Asuransi Jiwa
Restrukturisasi Polis...
Restrukturisasi Polis Jiwasraya Ditarget Rampung Bulan Mei
Minta Dananya Cair,...
Minta Dananya Cair, Puluhan Nasabah Geruduk Kantor Jiwasraya
Mantan Dirut Jiwasraya...
Mantan Dirut Jiwasraya Divonis Seumur Hidup, Nasabah Engga Puas: Ingin Duit Kembali
Pengembalian Dana Nasabah...
Pengembalian Dana Nasabah Jiwasraya Jadi Beban Pemerintah Usai Mantan Bos Ditahan
Mencari Opsi Ideal Menyelamatkan...
Mencari Opsi Ideal Menyelamatkan Dana Nasabah Jiwasraya
Berita Terkini
Airlangga Sangkal PFII...
Airlangga Sangkal PFII Jadi Surga Pencucian Uang: Bukan untuk Dana-dana Gelap
13 menit yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Bangun Budaya Sadar Bencana di Lingkungan Sekolah
51 menit yang lalu
Danantara Buka Pendaftaran...
Danantara Buka Pendaftaran Lenders Panel untuk Pembiayaan PSEL
1 jam yang lalu
Kepercayaan Konsumen...
Kepercayaan Konsumen Antarkan KARA Raih Empat Penghargaan IOB Award 2026
1 jam yang lalu
Kredit Perbankan Juni...
Kredit Perbankan Juni 2026 Tumbuh 12,67%, BI Optimistis Capai Target Tahun Ini
1 jam yang lalu
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Risiko Investasi Reksa Dana sebelum Mulai Berinvestasi
1 jam yang lalu
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved