alexametrics

Dukung Bisnis UKM, Ninja XPress Beri Tarif Flat ke Penjuru Negeri

loading...
Dukung Bisnis UKM, Ninja XPress Beri Tarif Flat ke Penjuru Negeri
Dukung Bisnis UKM, Ninja XPress Beri Tarif Flat ke Penjuru Negeri
A+ A-
JAKARTA - Ninja Xpress, salah satu penyedia layanan logistik last mile di Asia Tenggara menghadirkan layanan Ninja Pack di Indonesia sebagai layanan pengiriman tarif flat ke seluruh penjuru negeri. Layanan Ninja Pack adalah wujud komitmen Ninja Xpress dalam mendukung bisnis UMKM serta memajukan industri logistik tanah air dengan cara pemerataan distribusi logistik dan perekonomian di setiap daerah di seluruh pelosok Indonesia.

Kehadiran Ninja Pack ini sejalan dengan program pemerintah dalam menjadikan pengembangan UMKM sebagai program prioritas. Seperti yang kita ketahui, Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) memiliki peran strategis dalam menggerakkan roda ekonomi Indonesia.



Kementerian Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Kemenkop UKM) mencatat jumlah pelaku UMKM di Indonesia mencapai 59,2 juta. Sebanyak 3,79 juta di antaranya sudah memanfaatkan platform online dalam produk mereka. Disamping hal itu, menurut Kemenkop UKM biaya logistik dan internet menjadi salah satu permasalahan pengembangan pelaku UKM di luar Pulau Jawa.

“Layanan Ninja Pack adalah komitmen kami untuk menjawab salah satu kendala dan tantangan dalam pemberdayaan UMKM, terutama dalam sisi logistik dan cash flow operation. Tarif flat kami harapkan dapat memberikan efisiensi biaya bagi UMKM agar bisnis mereka dapat terus bertumbuh. Sehingga, kedepannya hal ini dapat memperkuat UMKM untuk menjadi salah satu roda penggerak ekonomi Indonesia.” ujar Country Head Ninja Xpress Indonesia Ignasius Eric Saputra di Jakarta.

Bagi para pelaku UMKM, layanan Ninja Pack akan memberikan kenyamanan serta kemudahan agar dapat menyasar lebih banyak konsumen dengan jangkauan yang lebih luas di seluruh Indonesia, dengan mengedepankan efisiensi biaya kirim barang yang saat ini belum merata di setiap daerah.

“Ninja Pack sangat berperan dalam pengembangan bisnis usaha saya, membantu menaikan sales dari pelanggan kami di daerah, kurang lebih 10%. Pengiriman lebih mudah khususnya dengan tarif flat yang diberikan layanan ini sendiri terutama pengantaran ke luar kota, sehingga dapat menjangkau customer kami lebih luas,” ujar Bu Adin, pelaku UMKM di Jakarta yang memasarkan produk mukena.



Pemilik UMKM dapat menikmati tarif flat untuk pengiriman barang dalam kota dengan tarif Rp9 ribu dan antar kota dengan tarif Rp30 ribu dari Jabodetabek, Surabaya, Bandung, Malang, Semarang, Yogyakarta, Wonosobo, Bali, Karawang, Sukabumi, Kuningan ke seluruh Indonesia dengan kualitas yang sama seperti layanan pengiriman reguler. Harga flat tersebut berlaku selama barang yang akan dikirim bisa masuk ke kantong Ninja Pack tanpa memperhatikan berat dari barang tersebut.

Sebagai informasi, Ninja pack adalah layanan dengan konsep pengiriman all-you-can-fit dalam bentuk kantong berukuran F4 yang digunakan untuk mengirim barang dengan cara prepaid atau dibeli sebelum digunakan tanpa menghitung volume barang yang akan dikirim. Untuk pengiriman, kurir akan datang untuk menjemput paket di rumah ataupun lokasi bisnis UMKM.

Layanan Ninja Pack juga dipersembahkan Ninja Xpress untuk menjawab permintaan pasar khususnya Penggelut Social Commerce atau pelaku bisnis online. Berdasarkan data, jumlah pelaku bisnis online pengguna Ninja Pack tertinggi adalah di Jabodetabek dan Jawa barat dengan jumlah mencapai lebih dari 80% dari total pengiriman ke wilayah lain di Indonesia. Dengan wilayah tujuan pengiriman terbesar adalah ke Sulawesi dan Sumatera.

Mckinsey memproyeksikan pasar e-commerce Indonesia pada tahun 2022 akan tumbuh menjadi 55 miliar dollar AS hingga 65 miliar dollar AS atau setara dengan Rp808 triliun hingga Rp955 triliun. Dengan kehadiran layanan Ninja Pack diharapkan tentunya tidak hanya membuka peluang bagi pelaku UKM untuk melakukan pengembangan bisnisnya tetapi, juga mendukung cost efficiency bisnis yang membutuhkan layanan logistik.
(akr)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak
Top