Rupiah Sesi Pagi Menguat Terbatas, Euro Stabil di Tengah Isu Pangkas Suku Bunga

Selasa, 03 Maret 2020 - 10:19 WIB
Rupiah Sesi Pagi Menguat...
Rupiah Sesi Pagi Menguat Terbatas, Euro Stabil di Tengah Isu Pangkas Suku Bunga
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada awal perdagangan, Selasa (3/3/2020) menguat terbatas untuk terus mencoba merangkak naik setelah dalam beberapa pekan terakhir mengalami tekanan berat. Perbaikan tipis mata uang Garuda mengiringi euro yang bergerak stabil di tengah harapan The Fed bakal pangkas suku bunga acuan.

Menurut kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah pagi ini dibuka lebih tinggi menjadi Rp14.222/USD. Level tersebut memperlihatkan rupiah berbalik melawan usai kemarin di posisi Rp14.413/USD .

Data Yahoo Finance juga menunjukkan penguatan dimana rupiah pada sesi pagi perdagangan bertengger di level Rp14.215 per USD dengan pergerakan harian Rp14.215-Rp14.409/USD. Peringkat tersebut menjadi sinyal perbaikan rupiah dibandingkan sebelumnya Rp14.260/USD.

Posisi rupiah melihat data Bloomberg, pada perdagangan spot exchange memperlihatkan tren positif dengan menanjak naik menuju Rp14.215/USD dibandingkan sebelumnya pada posisi Rp14.265/USD. Rupiah hari ini bergerak di kisaran Rp14.202-Rp14.232/USD.

Berdasarkan data SINDOnews bersumber dari Limas menunjukkan rupiah pada sesi perdagangan pagi jatuh sangat dalam pada level Rp14.414 per USD. Rupiah terlihat merosot tajam bila melihat sesi perdagangan sebelumnya Rp14.207/USD.

Di sisi lain seperti dilansir Reuters, euro berdiri kokoh di bawah level tertinggi dua bulan terhadap dolar pada hari Selasa. Hal ini seiring harapan Bank Sentral akan bergerak baik di Amerika Serikat dan juga Eropa dalam mengantisipasi pelemahan oleh wabah virus corona.

Baik Ketua Federal Reserve Amerika Serikat Jerome Powell dan Presiden European Central Bank (ECB) Christine Lagarde telah mengisyaratkan tindakan dalam beberapa hari terakhir. Tetapi dengan tolok ukur tingkat Refinancing dari ECB sebesar 0% dan tingkat dana Fed berkisar antara 1,5% dan 1,75%, The Fed memiliki lebih banyak ruang untuk manuver, sehingga investor dapat bersantai.

Euro naik setinggi 1,1185 terhadap USD atau yang tertinggi sejak awal Januari sementara dolar tenggelam ke enam minggu rendah terhadap enam mata uang rival lainnya. "Dolar akan menemukan penjual yang baik di sini," kata Chris Weston, kepala penelitian di broker Pepperstone, dalam sebuah catatan.

Sementara Yen Jepang stabil di posisi 108,26 per dolar dan Pound Inggris bergerak lebih tinggi ke level 1,2767 menghadapi dolar AS. Beberapa rincian dapat diungkapkan setelah Menteri Keuangan G7 dan Gubernur Bank Sentral mengadakan konferensi untuk mendiskusikan langkah-langkah untuk mengatasi wabah virus Corona yang meluas.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Nilai Tukar Rupiah Melemah
Nilai Tukar Rupiah Melemah
Balik Arah, Rupiah Menguat...
Balik Arah, Rupiah Menguat Tipis ke Rp16.251 Sore Ini
Rupiah Tertekan Meski...
Rupiah Tertekan Meski Indeks Dolar AS Melemah
Nilai Tukar Rupiah Melemah...
Nilai Tukar Rupiah Melemah ke Level Rp15.036
Rupiah Punya Peluang...
Rupiah Punya Peluang Saat Penguatan Dollar AS Tertahan di Tengah Sikap Wait and See
Rupiah Tengah Pekan...
Rupiah Tengah Pekan Dibuka Loyo ke Rp14.853/USD Iringi Kejatuhan Pounds
Berita Terkini
Bahas Efisiensi Anggaran...
Bahas Efisiensi Anggaran MBG, Purbaya dan Kepala BGN Baru Bakal Bertemu Minggu Depan
28 menit yang lalu
Bagaimana Public Listing...
Bagaimana Public Listing Mengubah Perusahaan Crypto?
1 jam yang lalu
Inflasi Kembali Muncul,...
Inflasi Kembali Muncul, Penting bagi Trader Mengamati Rilis CPI Berikutnya
1 jam yang lalu
Uang Beredar Tumbuh...
Uang Beredar Tumbuh 8,7%, Per Juni 2026 Tembus Rp10.432,8 Triliun
1 jam yang lalu
Pajak Ekonomi Digital...
Pajak Ekonomi Digital per Juni 2026 Capai Rp54,71 Triliun, Kripto Sumbang Rp2,09 T
2 jam yang lalu
Mengapa Didimax Menjadi...
Mengapa Didimax Menjadi Pilihan Banyak Trader? Ternyata ini Alasannya
3 jam yang lalu
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved