Genjot Aktivitas Ekonomi, Sri Mulyani Beri Kelonggaran 500 Importir

Selasa, 03 Maret 2020 - 14:05 WIB
Genjot Aktivitas Ekonomi,...
Genjot Aktivitas Ekonomi, Sri Mulyani Beri Kelonggaran 500 Importir
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan, bakal memperlonggar ketentuan impor untuk sekitar 500 importir agar kegiatan impor segera pulih, di tengah tekanan ekonomi akibat menyebarnya wabah virus Corona. Lebih lanjut mantan Direktur Bank Dunia itu menginstruksikan Direktorat Jendral Bea Cukai agar mendata 500 importir dengan reputasi baik yang dinilai layak untuk mendapat keringanan impor.

"Kita data itu, 500 importir tersebut juga menguasai 40% dari keseluruhan aktivitas impor bahan baku di Indonesia, sehingga kemudahan itu akan sangat signifikan memulihkan aktivitas produksi di dalam negeri," ujar Menkeu Sri Mulyani di Jakarta, Selasa (3/3/2020).

Dia menambahkan, salah satu instrumen yang bisa dilakukan adalah mempermudah perizinan impor. Terkait hal ini Kementerian Keuangan (Kemenkeu) telah berkoordinasi dengan Kementerian Perdagangan dan Kementerian Perindustrian untuk menghilangkan berbagai halangan impor bahan baku industri.

"Untuk mereka yang reputable itu bisa dilakukan langkah-langkah penyederhanaan, sehingga kecepatan mereka dalam melakukan impor, saat RRT (China) sudah melakukan lagi produksinya, segera bisa dilakukan," katanya.

Sri Mulyani mengatakan Presiden Joko Widodo telah memerintahkannya memikirkan solusi menyelamatkan sektor riil, terutama industri, yang terancam kekurangan bahan baku jika impor dengan China tak kunjung pulih. "Kita terus melakukan koordinasi dari sisi sektor keuangan," jelas Sri Mulyani.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Menkeu Bebaskan Bea...
Menkeu Bebaskan Bea Masuk dan Pajak Impor 73 Jenis Barang Penanganan Covid-19
Bea Cukai Ungkap 360...
Bea Cukai Ungkap 360 Perusahaan Sudah Nikmati Fasilitas KITE
Bea Cukai Batam Tindak...
Bea Cukai Batam Tindak Pelanggaran, Potensi Kerugian Negara Rp77 Miliar
Bea Cukai Perkuat Pencegahan...
Bea Cukai Perkuat Pencegahan Pelanggaran Ekspor Impor di Pelabuhan Tanjung Priok
Bea Cukai Musnahkan...
Bea Cukai Musnahkan Barang IIegal Rp15,6 Miliar, Ada Rokok Impor dari China
Pemerintah Bebaskan...
Pemerintah Bebaskan Pajak Impor Vaksin Covid-19
Berita Terkini
Sambil Jalan-jalan ke...
Sambil Jalan-jalan ke PRJ 2026, Bayar Pajak Kendaraan Bisa Bebas Denda
12 menit yang lalu
Indonesia Targetkan...
Indonesia Targetkan 50% Bahan Bakar Pesawat Pakai Minyak Jelantah di 2060
26 menit yang lalu
Japan-ASEAN Startup...
Japan-ASEAN Startup Business Matching Fair 2026, Danamon Dukung Pertumbuhan Startup RI
54 menit yang lalu
Said Iqbal Berhasil...
Said Iqbal Berhasil Bertemu Purbaya: Sodorkan Draf Reformasi Pajak JHT, Buruh Batal Demo Besok
1 jam yang lalu
Maskapai Wajib Pakai...
Maskapai Wajib Pakai Avtur Campuran Minyak Nabati 1% Mulai 2027, Apa Efeknya ke Harga Tiket?
2 jam yang lalu
Fokus Tumbuh Berkelanjutan,...
Fokus Tumbuh Berkelanjutan, Pegadaian Perkuat Strategi Lewat Sales Town Hall 2026
3 jam yang lalu
Infografis
7 Dosa Kebijakan Nicolas...
7 Dosa Kebijakan Nicolas Maduro: Akar Kehancuran Ekonomi dan Sosial Venezuela
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved