Rupiah Ditutup Balik Melawan Saat Dolar AS Menanjak Naik Versus Yen
Rabu, 04 Maret 2020 - 17:27 WIB
Rupiah Ditutup Balik Melawan Saat Dolar AS Menanjak Naik Versus Yen
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada akhir perdagangan, Rabu (4/3/2020) ditutup menguat untuk menjadi sinyal perbaikan mata uang Garuda setelah dalam beberapa pekan terakhir mengalami tekanan. Perlahan tapi pasti, kurs rupiah berangsur pulih saat dolar AS cenderung bergerak mendatar terhadap mata uang utama lainnya.
Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah merangkak naik pada level Rp14.105/USD di akhir sesi atau menguat dari penutupan sebelumnya Rp14.275/USD. Laju positif kurs rupiah di tengah pekan bergerak pada kisaran Rp14.100 hingga Rp14.220/USD .
Posisi rupiah melihat data Bloomberg, pada perdagangan spot exchange juga terdongkrak menjadi Rp14.112 per USD dari sesi penutupan kemarin yang bertengger di Rp14.282/USD. Rupiah hari ini bergerak di antara Rp14.107-Rp14.185/USD.
Sementara berdasarkan data SINDOnews bersumber dari Limas, rupiah hingga sesi sore juga terlihat menujukkan perbaikan ke level Rp14.153/USD. Raihan tersebut terjadi saat tekanan global masih membayangi pergerakan mata uang Garuda usai kemarin bertengger pada posisi Rp14.235/USD.
Menurut kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah tertahan pada zona hijau ke posisi Rp14.171 per USD untuk mengakhiri perdagangan dengan lanjutan tren positif. Posisi ini memperlihatkan rupiah balik melawan usai kemarin berada di Rp14.222/USD.
Di sisi lain seperti dilansir Reuters, Dolar melayang di dekat level terendah dalam lima bulan versus Yen Jepang pada perdagangan Rabu. Hal ini setelah Federal Reserve AS memangkas suku bunga 50 bps hingga memicu lebih banyak kecemasan tentang dampak dari virus corona.
Sedangkan Euro bergerak menuju posisi terbaiknya dalam dua bulan. Terpantau euro menjadi salah satu mata uang yang mendapatkan keuntungan besar dari dolar yang melemah. Euro naik 0,1% di awal perdagangan London ke posisi 1,11760 terhadap dolar AS, tapi tetap masih di bawah level tertinggi dua bulan yakni 1,12135.
Dolar yang di awal sesi jatuh ke posisi terendah lima pada level 106,85 saat berhadapan dengan Yen Jepang. Pada sesi sebelumnya, sempat mencetak rebound dengan kenaikan tipis 0,2% di 107,355 versus Yen begitujuga terhadap beberapa mata uang utama lainnya.
Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah merangkak naik pada level Rp14.105/USD di akhir sesi atau menguat dari penutupan sebelumnya Rp14.275/USD. Laju positif kurs rupiah di tengah pekan bergerak pada kisaran Rp14.100 hingga Rp14.220/USD .
Posisi rupiah melihat data Bloomberg, pada perdagangan spot exchange juga terdongkrak menjadi Rp14.112 per USD dari sesi penutupan kemarin yang bertengger di Rp14.282/USD. Rupiah hari ini bergerak di antara Rp14.107-Rp14.185/USD.
Sementara berdasarkan data SINDOnews bersumber dari Limas, rupiah hingga sesi sore juga terlihat menujukkan perbaikan ke level Rp14.153/USD. Raihan tersebut terjadi saat tekanan global masih membayangi pergerakan mata uang Garuda usai kemarin bertengger pada posisi Rp14.235/USD.
Menurut kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah tertahan pada zona hijau ke posisi Rp14.171 per USD untuk mengakhiri perdagangan dengan lanjutan tren positif. Posisi ini memperlihatkan rupiah balik melawan usai kemarin berada di Rp14.222/USD.
Di sisi lain seperti dilansir Reuters, Dolar melayang di dekat level terendah dalam lima bulan versus Yen Jepang pada perdagangan Rabu. Hal ini setelah Federal Reserve AS memangkas suku bunga 50 bps hingga memicu lebih banyak kecemasan tentang dampak dari virus corona.
Sedangkan Euro bergerak menuju posisi terbaiknya dalam dua bulan. Terpantau euro menjadi salah satu mata uang yang mendapatkan keuntungan besar dari dolar yang melemah. Euro naik 0,1% di awal perdagangan London ke posisi 1,11760 terhadap dolar AS, tapi tetap masih di bawah level tertinggi dua bulan yakni 1,12135.
Dolar yang di awal sesi jatuh ke posisi terendah lima pada level 106,85 saat berhadapan dengan Yen Jepang. Pada sesi sebelumnya, sempat mencetak rebound dengan kenaikan tipis 0,2% di 107,355 versus Yen begitujuga terhadap beberapa mata uang utama lainnya.
(akr)