IHSG Berakhir Memerah Saat Bursa China Melonjak Lebih Tinggi 1,99%
Kamis, 05 Maret 2020 - 16:49 WIB
IHSG Berakhir Memerah Saat Bursa China Melonjak Lebih Tinggi 1,99%
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada akhir perdagangan, Kamis (5/3/2020) memerah setelah bergerak mixed alias variatif sepanjang hari ini. Menuju akhir setelah sempat menguat pada pembukaan, IHSG harus kembali jatuh ke level 5.638,13 usai kehilangan -12,01 poin yang setara dengan -0,21%.
Sebelumnya pada sesi siang, bursa saham Tanah Air jatuh -20,71 poin atau kehilangan -0,37% menjadi 5.629,43. Sebelumnya pada pembukaan pagi tadi, IHSG bertengger di posisi 5.713,21 dengan naik 63,070 poin atau 1,116% dibandingkan Rabu (4/3) pada level 5.650,14.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia sore ini tercatat sebesar Rp7,03 triliun dengan 6,52 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing Rp145,91 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp3,07 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp3,21 triliun. Tercatat sebesar 212 saham menguat, 214 melemah dan 170 stagnan.
Di sisi lain pasar saham Asia Pasifik menanjak naik pada perdagangan hari Kamis, setelah Dow Jones Industrial Average melambung lebih dari 1.000 poin. Menjelang akhir pekan, saham daratan China tercatat menjadi yang paling besar mencetak kenaikan dengan Komposit Shanghai lebih tinggi 1,99% menjadi 3.071,68.
Selanjutnya Komposit Shenzhen juga memperoleh dorongan sebesar 1,777% untuk bertengger di posisi 1.929,44. Tren positif juga terlihat pada indeks Hang Seng, Hong Kong usai bergerak maju 1,95% diiringi oleh lonjakan saham asuransi jiwa AIA hampir 3%.
Bursa saham Australia juga terdongkrak ketika S&P/ASX 200 melonjak 1,11% hingga berakhir pada posisi 6.395,70 ditopang oleh lonjakan saham CSL hingga 3,51%. Pada tempat lain, indeks Nikkei Jepang juga terkerek hingga 1,09% menjadi 21.329,12 sedangkan indeks Topix merayap tipis 0,88% untuk mengakhiri perdagangan di 1.515,71.
Indeks Kospi di Korea Selatan tidak ketinggalan berakhir 1,26% lebih tinggi ke level 2.085,26 saat saham Celltrion melonjak 4,3%. Secara keseluruhan, indeks MSCI Asia di luar Japan juga tercatat meningkat sebesar 1,26%.
Sebelumnya pada sesi siang, bursa saham Tanah Air jatuh -20,71 poin atau kehilangan -0,37% menjadi 5.629,43. Sebelumnya pada pembukaan pagi tadi, IHSG bertengger di posisi 5.713,21 dengan naik 63,070 poin atau 1,116% dibandingkan Rabu (4/3) pada level 5.650,14.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia sore ini tercatat sebesar Rp7,03 triliun dengan 6,52 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing Rp145,91 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp3,07 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp3,21 triliun. Tercatat sebesar 212 saham menguat, 214 melemah dan 170 stagnan.
Di sisi lain pasar saham Asia Pasifik menanjak naik pada perdagangan hari Kamis, setelah Dow Jones Industrial Average melambung lebih dari 1.000 poin. Menjelang akhir pekan, saham daratan China tercatat menjadi yang paling besar mencetak kenaikan dengan Komposit Shanghai lebih tinggi 1,99% menjadi 3.071,68.
Selanjutnya Komposit Shenzhen juga memperoleh dorongan sebesar 1,777% untuk bertengger di posisi 1.929,44. Tren positif juga terlihat pada indeks Hang Seng, Hong Kong usai bergerak maju 1,95% diiringi oleh lonjakan saham asuransi jiwa AIA hampir 3%.
Bursa saham Australia juga terdongkrak ketika S&P/ASX 200 melonjak 1,11% hingga berakhir pada posisi 6.395,70 ditopang oleh lonjakan saham CSL hingga 3,51%. Pada tempat lain, indeks Nikkei Jepang juga terkerek hingga 1,09% menjadi 21.329,12 sedangkan indeks Topix merayap tipis 0,88% untuk mengakhiri perdagangan di 1.515,71.
Indeks Kospi di Korea Selatan tidak ketinggalan berakhir 1,26% lebih tinggi ke level 2.085,26 saat saham Celltrion melonjak 4,3%. Secara keseluruhan, indeks MSCI Asia di luar Japan juga tercatat meningkat sebesar 1,26%.
(akr)
Lihat Juga :