alexametrics

Pembayaran Dana Nasabah Jiwasraya Berasal dari Efisiensi dan Bisnis

loading...
A+ A-
JAKARTA - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) terus mengupayakan pembayaran untuk para nasabah Jiwasraya. Staf Komunikasi Menteri BUMN Arya Sinulingga mengatakan, pembayaran dana nasabah PT Jiwasraya (Persero) tahap pertama akan berasal dari biaya efisiensi serta bisnis yang masih dijalankan oleh perusahaan asuransi tersebut.

“Maksud dari biaya efisiensi ini, misalkan banyak kantor yang sudah tidak lagi dimaksimalkan, sehingga operasionalnya tidak lagi berjalan. Artinya, listriknya dan pekerja outsource tidak lagi dibayar,” ucap Arya di kantor Kementerian BUMN, Senin (9/3/2020).

Sayangnya, Arya menolak merincikan jumlah dana yang telah disiapkan Jiwasraya. Termasuk, identitas nasabah yang diprioritaskan untuk diselesaikan haknya.



“Soal skema dan nasabah mana yang diprioritaskan akan kita omongkan di panja (panitia kerja) DPR. Namun, kita akan lihat nasabah mana yang urgensi yang akan dibayar,” tambahnya.

Menurut Arya, pembayaran dana nasabah tahap pertama akan direalisasikan setelah rapat panja Komisi IV dan XI DPR rampung. Panja seyognyanya dilangsungkan sekitar akhir Maret.

“Bukan panja gabungan ya. Di panja, akan ada detil tahapannya. Beberapa hari selesai panja, uang nasabah akan dibayarkan. Jadi, kita tunggu hasil keputusan panja sebab sudah keputusan bersama untuk menunggu hasil panja dan panja sudah mulai sepakat dengan skema kita,” jelasnya.
(ind)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak
Top