alexametrics

Selamatkan Nasabah Jiwasraya, BUMN Berencana Bentuk Nusantara Life

loading...
Selamatkan Nasabah Jiwasraya, BUMN Berencana Bentuk Nusantara Life
BUMN memiliki opsi baru untuk membayar piutang dari nasabah polis PT Asuransi Jiwasraya (Persero), salah satunya dengan membentuk perusahaan asuransi baru bernama PT Nusantara Life. Foto/Dok
A+ A-
JAKARTA - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) memiliki opsi baru untuk membayar piutang dari nasabah polis PT Asuransi Jiwasraya (Persero) yang tengah terjerat utang pembayaran klaim. Salah satunya adalah dengan membentuk perusahaan asuransi baru bernama PT Nusantara Life.

Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) II Kartika Wirjoatmodjo mengatakan, nantinya perusahaan baru tersebut akan masuk ke dalam holding BUMN Asuransi di bawah PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (Persero). Perusahaan baru ini akan membawa nasabah polis Jiwasraya.

"Jadi intinya yang kami bahas, pertama bahwa kita mulai melanjutkan proses restrukturisasi polis dari Jiwasraya, di mana kita yang pertama ingin mengusulkan pembentukan perusahaan baru di bawah Bahana yaitu perusahaan asuransi baru yang kita namakan Nusantara life," ujarnya saat ditemui di Komisi VI DPR, Jakarta, Selasa (7/7/2020).

(Baca Juga: BPK Ungkap Jiwasraya Rugikan Negara Capai Rp18,1 Triliun)



Menurut Pria yang kerap disapa Tiko, pihaknya baru melakukan usulan kepada Komisi VI DPR. Setelah itu, Kementerian BUMN juga akan meminta restu kepada komisi XI DPR RI untuk membentuk perusahaan baru ini.

"Belum, ini di Komisi VI dulu, panja. Kalau sudah sepakat baru ke komisi XI. Belum setuju mereka masih mau rapat internal dulu," jelasnya.



Jika nantinya disetujui, pihaknya akan melakukan negosiasi dengan nasabah Jiwasraya untuk bisa dialihkan kepada perusahaan baru ini. Rencananya, proses negosiasi akan dilakukan pada Agustus mendatang.

"Kalau disetujui skema ini akan mulai Agustus. Tentunya kami mempunyai komitmen menyelesaikan masalah ini," kata Tiko.
halaman ke-1 dari 2
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak
Top