Rupiah Jatuh Terkapar ke Rp14.385/USD di Akhir Sesi, Yen Melompat Tinggi

Senin, 09 Maret 2020 - 17:48 WIB
Rupiah Jatuh Terkapar...
Rupiah Jatuh Terkapar ke Rp14.385/USD di Akhir Sesi, Yen Melompat Tinggi
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada akhir perdagangan, Senin (9/3/2020) terkapar hingga menyentuh level Rp14.385/USD untuk semakin parah ke zona merah. Pelemahan kurs rupiah mengiringi lonjakan Yen Jepang di tengah kemerosotan pasar mata uang seiring dengan anjloknya harga minyak mentah dunia.

(Baca Juga: Arab Saudi Picu Perang, Goldman Sachs Peringatkan Harga Minyak Bisa USD20/Barel )

Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah terjun ke level Rp14.385/USD di akhir sesi atau memburuk dari penutupan sebelumnya Rp14.220/USD. Laju tren negatif kurs rupiah pada awal pekan ini usai bergerak pada kisaran Rp14.263 hingga Rp14.385/USD.

Posisi rupiah melihat data Bloomberg, pada perdagangan spot exchange juga terjerembab menjadi Rp14.392 per USD dari sesi penutupan akhir pekan kemarin yang bertengger di Rp14.242/USD. Pergerakan harian Rupiah berada di kisaran Rp14.255-Rp14.392/USD.

Sementara berdasarkan data SINDOnews bersumber dari Limas, rupiah hingga sesi sore terlihat menujukkan pelemahan sangat dalam yakni Rp14.342/USD. Raihan tersebut terjadi saat tekanan global masih membayangi pergerakan mata uang Garuda usai kemarin bertengger pada posisi Rp14.285/USD.

Menurut kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah tertahan pada zona merah ke posisi Rp14.342 per USD untuk mengakhiri perdagangan dengan lanjutan tren negatif. Posisi ini memperlihatkan rupiah terus merosot usai Jumat kemarin berada di Rp14.267/USD.

Di sisi lain seperti dilansir CNBC, Dolar AS anjlok hingga 3% terhadap Yen Jepang ketika harga minyak mentah dunia ambruk 30%. Hal itu membuat pasar saham berguguran dan membuat panik investor hingga tidak terkecuali membuat pasar mata uang bergejolak.

Volatilitas terjadi di pasar mata uang Euro/Dollar sebagai pasangan mata uang yang paling banyak diperdagangkan di dunia dengan paling tinggi sejak April 2017 saat Euro melonjak lebih dari 1% untuk yang terkuat sejak Januari 2019.

Selanjutnya volatilitas Dolar-Yen Jepang juga terkerek ke posisi tertinggi 11 tahun dengan tambahan 8,8% saat dolar AS meluncur ke posisi paling lemah sejak 2016. Investor dumping dolar karena runtuhnya di imbas hasil obligasi AS.

Dalam perdagangan yang sibuk, dolar AS alias USD turun 3% terhadap Yen Jepang untuk berada pada level 101,58 atau menjadi yang terendah dalam lebih dari tiga tahun. Euro dalam sesi terakhir naik 1% di level 1,1408 saat berhadapan dengan USD setelah sebelumnya menyentuh posisi 1,1495.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Nilai Tukar Rupiah Melemah
Nilai Tukar Rupiah Melemah
Balik Arah, Rupiah Menguat...
Balik Arah, Rupiah Menguat Tipis ke Rp16.251 Sore Ini
Rupiah Tertekan Meski...
Rupiah Tertekan Meski Indeks Dolar AS Melemah
Nilai Tukar Rupiah Melemah...
Nilai Tukar Rupiah Melemah ke Level Rp15.036
Rupiah Punya Peluang...
Rupiah Punya Peluang Saat Penguatan Dollar AS Tertahan di Tengah Sikap Wait and See
Rupiah Tengah Pekan...
Rupiah Tengah Pekan Dibuka Loyo ke Rp14.853/USD Iringi Kejatuhan Pounds
Berita Terkini
Dukung Industri Kreatif,...
Dukung Industri Kreatif, Joshua Khubani Siapkan Investasi USD100 Juta
3 jam yang lalu
Jelajahi 197 Negara,...
Jelajahi 197 Negara, Peneliti Temukan Kesederhanaan Jadi Kunci Kebahagiaan
3 jam yang lalu
Pasar Keuangan Ambruk...
Pasar Keuangan Ambruk Lebih Dalam, Rupiah Diramal Tembus Rp19.000 Akhir Bulan Ini
3 jam yang lalu
BRIN Apresiasi Program...
BRIN Apresiasi Program Konservasi Astra Agro Dukung Target Biodiversitas
4 jam yang lalu
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Mager di Rp2,73 Juta per Gram, Berikut Rinciannya
4 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Program CID
5 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved