Rupiah Merayap Tipis di Akhir Sesi, Dolar AS Balik Hantam Yen dan Euro

Selasa, 10 Maret 2020 - 17:30 WIB
Rupiah Merayap Tipis...
Rupiah Merayap Tipis di Akhir Sesi, Dolar AS Balik Hantam Yen dan Euro
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada akhir perdagangan, Selasa (10/3/2020) ditutup merayap tipis untuk memberikan sedikit perlawanan setelah dalam beberapa hari terakhir mengalami tekanan cukup dalam. Sedikit perbaikan yang diperlihatkan mata uang Garuda mengiringi dolar AS yang mencetak rebound versus Yen Jepang.

Posisi rupiah melihat data Bloomberg, pada perdagangan spot exchange merangkak lebih tinggi ke posisi Rp14.351/USD dibandingkan sesi penutupan awal pekan, kemarin Rp14.385/USD. Rupiah hari ini bergerak di antara level Rp14.297 hingga Rp14.411/USD.

Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah mencoba melawan usai naik tipis menjadi Rp14.339/USD dari sebelumnya Rp14.385 per USD. Pergerakan harian rupiah pada hari ini berada pada kisaran Rp14.263-Rp14.385/USD.

Berdasarkan data SINDOnews bersumber dari Limas, rupiah masih loyo usai bertengger di posisi Rp14.344/USD dibandingkan sesi pembukaan dan siang tadi. Kurs rupiah terlihat terus tertekan setelah kemarin terkapar di Rp14.342/USD.

Menurut kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah tertahan pada zona merah di Rp14.411/USD untuk menjadi sinyal keterpurukan mata uang Garuda. Posisi ini memperlihatkan rupiah memburuk usai sebelumnya bertengger di Rp14.342/USD.

Di sisi lain seperti dilansir Reuters, Dolar AS rebound atau bangkit kembali pada perdagangan, Selasa hari ini setelah mengalami kerugian besar terhadap Yen dan Euro. Investor berbalik berburu USD di tengah harapan para pembuat kebijakan bisa mengumumkan stimulus terkoordinasi untuk menangkal dampak virus corona terhadap ekonomi.

Terhadap enam mata uang utama lainnya, dolar AS naik lebih tinggi 0,5% menjadi 95,865. Sedangkan saat berhadapan dengan Yen Jepang tercatat bertambah 2,2% untuk bertengger di posisi 104,6 atau jauh lebih tinggi dari awal pekan kemarin yakni di 101,18.

Yen Jepang juga jatuh versus euro ketika pejabat Bank of Jepang menunjukkan mereka siap untuk memberikan stimulus jika perlu, sebelum pertemuan kebijakan minggu depan. Sementara Euro merosot 0,7% terhadap USD menjadi 1,1332 atau lebih rendah dari Senin, kemarin usai bertengger di 1,1495.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Nilai Tukar Rupiah Melemah
Nilai Tukar Rupiah Melemah
Balik Arah, Rupiah Menguat...
Balik Arah, Rupiah Menguat Tipis ke Rp16.251 Sore Ini
Rupiah Tertekan Meski...
Rupiah Tertekan Meski Indeks Dolar AS Melemah
Nilai Tukar Rupiah Melemah...
Nilai Tukar Rupiah Melemah ke Level Rp15.036
Dollar AS Masih Tidak...
Dollar AS Masih Tidak Berdaya, Rupiah Seharusnya Bisa Menguat
Rupiah Lemas di Awal...
Rupiah Lemas di Awal Sesi, Hanya Naik Tipis ke Rp14.907/USD
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
2 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
3 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
3 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
4 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
4 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
5 jam yang lalu
Infografis
6 Strategi Iran Memperpanjang...
6 Strategi Iran Memperpanjang Durasi Perang dengan AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved