alexametrics

Kemenhub Siapkan Skema Antisipasi Corona di Masa Mudik Lebaran

loading...
A+ A-
JAKARTA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat menyiapkan sejumlah skema angkutan mudik Lebaran lewat jalur darat di tengah isu penyebaran virus corona.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi mengatakan, berbagai opsi telah disiapkan pada titik-titik keramaian seperti di terminal maupun pelabuhan penyeberangan.

“Saya buat surat edarannya, termasuk di simpul-simpul transportasi darat. Ini dalam upaya pencegahan dan penanganan. Nanti kita lihat lagi perkembangannya," ujar dia di Jakarta, Jumat (13/3/2020).



Meski telah menyiapkan antisipasi berupa berbagai skema penanganan, Direktorat Jenderal Perhubungan Darat telah memberlakukan kontrak kepada angkutan mudik gratis tahun ini.

“Katakanlah kondisi corona tak kunjung selesai, berbagai skema telah kami siapkan. Namun begitu kontrak untuk angkutan mudik gratis tetap kita jalankan,” ucapnya.

Direktorat Jenderal Perhubungan Darat memprediksi jumlah angkutan mudik Lebaran tahun ini mencapai 59.265 peserta mudik. Adapun tahun lalu, realisasi peserta mudik mencapai 54.045 dengan jumlah angkutan bus mencapai 1.243 bus dengan jumlah daerah tujuan mencapai 35 daerah. Adapun untuk angkutan Lebaran tahun ini jumlah bus bisa mencapai 1.317 bus dengan jumlah daerah tujuan mencapai 38 daerah.

Sementara itu, Direktur Utama PT ASDP Ferry Indonesia Ira Puspadewi mengatakan, kinerja penerbangan angkutan Lebaran tahun lalu mencapai 2.500 penumpang untuk pemudik gratis. Aadapun untuk antisipasi corona pada lebaran kali ini dilakukan dengan menyiapkan SOP berdasarkan protokol dari otoritas kesehatan.

“Antisipasi corona untuk Lebaran, sekarangs suaah ada sih. Kami ada thermal scanner. Sesuai protokol. Nanti dari rujukan sesuai SOP. Paling penting di pelabuhan Kami ada pembersihan massal di pelabuhan dan kapal-kapal kami,” pungkasnya.
(fjo)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak
Top