Jokowi Ancam Cabut Insentif Harga Gas Jika Industri Tak Perform

Rabu, 18 Maret 2020 - 12:51 WIB
Jokowi Ancam Cabut Insentif...
Jokowi Ancam Cabut Insentif Harga Gas Jika Industri Tak Perform
A A A
JAKARTA - Joko Widodo (Jokowi) meminta agar industri yang nanti memperoleh insentif penurunan harga gas mampu berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi. Apabila hasilnya tidak sesuai harapan, presiden dengan tegas minta agar insentif tersebut dicabut.

"Saya minta evaluasi dan monitoring secara berkala terhadap industri-industri yang diberikan insentif. Kalau tidak memiliki performa sesuai yang kita inginkan maka harus ada disinsentif dan punishment," ujar Presiden saat live video conference, di Jakarta, Rabu (18/3/2020).

Menurut dia ada sejumlah kriteria yang harus dicapai dari pemberian insentif tersebut. Sejumlah kriteria itu diantaranya industri harus lebih kompetitif dan lebih bergairah untuk berinvestasi.

Selain itu, industri penerima insentif juga harus mampu meningkatkan kapasitas produksi dan meningkatkan tenaga kerja serta efsiensi. Dengan demikian, mampu memberikan dampak signifikan bagi pertumbuhan ekonomi.

"Untuk itu industri yang diberikan penurunan harga gas harus betul-betul diverifikasi dan dievaluasi. Sehingga pemberian insentif penurunan gas memberikan dampak signifikan bagi ekonomi kita serta nilai tambah bagi perekonomian kita," kata dia.

Dengan demikian, Jokowi minta kepada jajarannya untuk segera menuntaskan kalkulasi siapa saja yang berhak mendapatkan insentif serta dampak dari penurunan harga gas. Presiden menyampaikan bahwa terdapat tiga opsi untuk menurunkan harga gas.

Pertama, mengurangi atau menghapus jatah bagian negara dari hasil penjualan gas oleh Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS). Lalu opsi ke dua mewajibkan industri hulu migas melalui kebijakan Domestic Market Obligation (DMO) dan ke tiga membebaskan impor dari luar negeri. “Saya minta dalam ratas hari ini saya bisa diberikan hitung-hitungan kalkulasinya seperti apa,” tandasnya.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Momentum ketika Jokowi...
Momentum ketika Jokowi Bertemu Joko Widodo
Harga Gula Pasir Masih...
Harga Gula Pasir Masih Mahal, Jokowi: Saya Terus Kejar
Gunakan Aplikasi Baru...
Gunakan Aplikasi Baru saat Ratas, Jokowi: Sudah Dengar? Tes, Tes, Tes
Presiden Joko Widodo...
Presiden Joko Widodo Siapkan Kebijakan Antisipasi Lonjakan Harga Pangan
1 Jam Pertemuan Dubes...
1 Jam Pertemuan Dubes Belanda dengan Jokowi, Ini yang Dibicarakan
Ketika Ketum MUI Panggil...
Ketika Ketum MUI Panggil Jokowi Insinyur Haji Muhammad Joko Widodo
Berita Terkini
Bahlil Ramal 10 Tahun...
Bahlil Ramal 10 Tahun Lagi Kendaraan Listrik Bakal Digantikan Hidrogen
7 menit yang lalu
Purbaya Siap Terbitkan...
Purbaya Siap Terbitkan Panda Bond 23 Juli 2026, Bidik Dana dari China Rp18 Triliun
48 menit yang lalu
Penetapan Pemasok Batu...
Penetapan Pemasok Batu Bara PLTU Jadi Kewenangan Penuh Ditjen Minerba
1 jam yang lalu
APBN Semester I 2026...
APBN Semester I 2026 Defisit Rp196,5 Triliun, Purbaya: Kinerja Fiskal Tetap Kuat
1 jam yang lalu
Bahlil Siap Atur Mekanisme...
Bahlil Siap Atur Mekanisme Izin Tambang Ormas Agama Pascaputusan MK
3 jam yang lalu
RUU PFII Lompatan Strategis...
RUU PFII Lompatan Strategis Kejar Ekonomi RI 8%, Purbaya Ungkap 3 Pilar Penopangnya
3 jam yang lalu
Infografis
Iran Ancam Ubah Doktrin...
Iran Ancam Ubah Doktrin Nuklir jika Sanksi Barat Diberlakukan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved