Hebohkan Banyak Negara, JK Sebut Tarif Trump Lebih Banyak Unsur Politik
Sabtu, 05 April 2025 - 10:45 WIB
loading...
Wakil Presiden (Wapres) ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla. FOTO/Suparjo Hi Ramalan
A
A
A
JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla (JK}menilai penerapan kebijakan tarif resiprokal Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump bagi negara mitra dagang lebih banyak mengandung unsur politik.
Menurut dia kebijakan proteksionisme perdagangan internasional AS ini cukup dominan oleh unsur politiknya lantaran ditetapkan oleh negara. Menurutnya, aksi Trump yang menghebohkan banyak negara itu untuk memperkuat daya saing AS.
"Impor itu berdasarkan komoditas, ini yang dilakukan negara. Jadi ini lebih banyak unsur politik, karena negara yang kenakan," ujar JK saat ditemui di kediamannya kawasan Brawijaya Raya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu (5/4/2025).
"Jadi ini punya sifat emosional, jadi punya unsur politis," jelasnya.
Baca Juga: Tarif Trump Ancam Ekonomi Indonesia, Bisa Jadi Malapetaka Nasional
Menurut dia kebijakan proteksionisme perdagangan internasional AS ini cukup dominan oleh unsur politiknya lantaran ditetapkan oleh negara. Menurutnya, aksi Trump yang menghebohkan banyak negara itu untuk memperkuat daya saing AS.
"Impor itu berdasarkan komoditas, ini yang dilakukan negara. Jadi ini lebih banyak unsur politik, karena negara yang kenakan," ujar JK saat ditemui di kediamannya kawasan Brawijaya Raya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu (5/4/2025).
"Jadi ini punya sifat emosional, jadi punya unsur politis," jelasnya.
Baca Juga: Tarif Trump Ancam Ekonomi Indonesia, Bisa Jadi Malapetaka Nasional
Lihat Juga :