PTBA dan Pertamina Teken Kerjasama Gasifikasi Batu Bara Jadi Methanol

Jum'at, 20 Maret 2020 - 23:11 WIB
PTBA dan Pertamina Teken...
PTBA dan Pertamina Teken Kerjasama Gasifikasi Batu Bara Jadi Methanol
A A A
JAKARTA - Dua Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yakni Pertamina dan Bukit Asam bersinergi terkait pengelolaan energi nasional. Kedua BUMN ini sepakat untuk segera mengolah bahan energi alternatif.

Bukit Asam selaku penyedia batu bara nasional akan bersinergi dengan Pertamina untuk mengubah materi batu bara menjadi metanol yang dapat digunakan sebagai bahan bakar alternatif. Kerja sama Pertamina dan Bukit Asam menjadi sebuah terobosan baru dalam dunia energi nasional.

Sebab selama ini batu bara hanya menjadi komonitas mentah yang diekspor keluar negeri. Dengan kerja sama ini, diharapkan Indonesia tak sekadar lagi berorientasi ekspor barang mentah melainkan produsen produk energi alternatif untuk konsumsi dalam negeri hingga ekspor ke mancanegara.

Menteri BUMN Erick Thohir menyambut baik sinergi kedua BUMN bidang energi. Menurutnya sudah seharusnya bangsa Indonesia mengubah pola pikir tak hanya sekadar ekspor barang mentah. Indonesia, kata Erick, harus punya terobosan dalam mengelola komoditasnya sendiri untuk dijadikan sumber energi alternatif.

"Pengembangan ini sangat baik bagi potensi ketahanan energi kita ke depan. Batu bara yang selama ini merupakan komoditas mentah bisa diolah menjadi produk dalam hal ini methanol. Jadi dari operientasinya proyek menjadi produk," kata Erick dalam keterangan persnya di Jakarta, Jumat (20/3/2020).

Kerja sama yang melibatkan Bukit Asam dan Pertamina akan secara mutualisme menghasilkan keuntungan bagi kedua BUMN. Bukit Asam selaku penyedia sumber batu bara akan diserap produksinya oleh Pertamina.

Sedangkan Pertamina akan mendapatkan komoditas energi alternatif gasoline A20, yang merupakan ekuivalen dari Diesel B20. Pertamina dan Bukti Asam pun sedang menyelesaikan finalisasi dari harga penjualan dan pembelian batu bara yang disepakati.

Bukti Asam akan menyuplai volume batu bara kepada Pertamina dengan harga yang telah disepakati. Sebaliknya, Pertamina akan membeli produk Bukit Asam dengan harga kesepakatan pula.

Kerja sama ini sudah melalui sejumlah kajian yang komprehensif dari sejumlah pakar dan ahli energi. Perjanjian ini akan mulai berlaku selama dua tahun kedepan.

"Kita harapkan dengan sinergi dan inovasi pengelolaan energi ini, ketahanan dalam hal energi kita semakin baik. Kita bisa mandiri dalam pengelolaan sumber daya. Sumber daya yang kita miliki bukan sekadar proyek melainkan produk yang mesti kita manfaatkan sekaligus jaga bersama," kata Erick.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
PTBA Bakal Ganti Pengurus,...
PTBA Bakal Ganti Pengurus, Realisasi Proyek Gasifikasi Batu Bara Dinanti
Moncer, Produksi Batu...
Moncer, Produksi Batu Bara PTBA Sepanjang 2023 Tembus 41,9 Juta Ton
PTBA Pastikan Proyek...
PTBA Pastikan Proyek Gasifikasi Tetap Berjalan
Bukit Asam Target Produksi...
Bukit Asam Target Produksi Batu Bara Capai 30,3 Juta Ton Tahun Ini
Transformasi Batubara...
Transformasi Batubara Menuju Energi Bernilai Tambah
China Masih Menjadi...
China Masih Menjadi 'Numero Uno' Tujuan Ekspor PTBA
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
2 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
3 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
4 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
6 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
6 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
6 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved